Operasi Tanpa Bekas Luka Ubah Masa Depan Kesehatan Perempuan

herstory.co.id
1 hari lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Perkembangan teknologi kedokteran menghadirkan inovasi baru dalam perawatan kesehatan perempuan melalui teknik bedah minimal invasif vaginal natural orifice transluminal endoscopic surgery (vNOTES). Metode ini memungkinkan dokter melakukan operasi ginekologi melalui jalur alami tubuh tanpa meninggalkan bekas luka di bagian luar. Di Asia, KK Women’s and Children’s Hospital (KKH) di Singapura menjadi salah satu institusi yang berada di garis depan dalam penerapan teknik tersebut.

Head and Senior Consultant Department of Gynaecological Oncology KKH, Dr. Ravichandran Nadarajah, mengatakan vNOTES menandai perubahan besar dalam praktik bedah ginekologi. “Ketika pertama kali mendengar tentang vNOTES, saya berpikir itu seperti hal yang mustahil untuk menjadi kenyataan—operasi besar tanpa bekas luka di luar tubuh. Namun setelah melakukan ratusan prosedur ini, saya dapat mengatakan bahwa metode ini benar-benar revolusioner,” ujarnya.

Dalam prosedur vNOTES, dokter membuat sayatan kecil di vagina untuk memasukkan kamera endoskopi serta alat bedah berukuran kecil. Jaringan yang perlu diangkat kemudian dipotong dan dibakar menggunakan perangkat khusus sebelum dikeluarkan melalui jalur yang sama. Sayatan tersebut selanjutnya ditutup dengan jahitan yang dapat larut secara alami.

“Pada dasarnya saya melakukan operasi melalui jalur alami tubuh sehingga tidak meninggalkan tanda bahwa operasi pernah dilakukan. Saya dapat mengangkat ovarium, mengobati endometriosis, bahkan melakukan histerektomi melalui vagina menggunakan alat kecil dan kamera,” kata Dr. Ravichandran.

Teknik ini menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan operasi konvensional, seperti tidak adanya bekas luka eksternal, nyeri pascaoperasi lebih ringan, kehilangan darah yang minimal, serta waktu pemulihan yang lebih cepat. Pasien juga dapat menjalani masa rawat inap yang lebih singkat dan membutuhkan lebih sedikit obat pereda nyeri.

KKH mulai memperkenalkan teknik vNOTES pada awal 2021 melalui kolaborasi lintas subspesialisasi yang melibatkan ahli uroginekologi, bedah minimal invasif, dan onkologi ginekologi. Para dokter mempelajari teknik tersebut secara mendalam sebelum menawarkan prosedur kepada pasien.

Menurut Dr. Ravichandran, manfaat vNOTES tidak hanya bersifat fisik tetapi juga psikologis. “Dampak psikologis dari operasi tanpa bekas luka sama pentingnya dengan manfaat fisiknya. Penyembuhan tidak hanya tentang memperbaiki masalah medis, tetapi juga tentang menjaga rasa utuh seorang perempuan terhadap tubuhnya,” ujarnya.

Selain itu, teknik ini juga dapat digunakan pada pasien dengan kondisi kompleks, termasuk obesitas atau kanker. “Saya pernah melakukan operasi vNOTES pada pasien dengan berat lebih dari 160 kilogram. Dalam prosedur konvensional, pasien tersebut kemungkinan besar memerlukan sayatan perut yang sangat besar,” kata Dr. Ravichandran.

Ia menambahkan bahwa beberapa pasien bahkan dapat pulang pada hari yang sama setelah menjalani operasi ginekologi besar. “Kami memiliki pasien yang pulang pada hari yang sama setelah operasi dan kembali bekerja dalam waktu satu minggu. Dengan operasi tradisional, prosedur yang sama biasanya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemhan pastikan kapal induk pertama Indonesia dimodifikasi PT. PAL
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Roy Suryo Respons soal Rismon Sianipar Ajukan RJ: Semoga Dapat Hidayah
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
BUMN Dinilai Terlalu Gemuk, Prabowo Tekankan Reformasi Manajemen Perusahaan Negara
• 16 jam lalueranasional.com
thumb
Kebakaran Landa Permukiman Padat Penduduk di Tambora Jakbar, 28 Damkar Dikerahkan
• 4 menit laluokezone.com
thumb
Ini Pesan Kapolri ke Personel Operasi Ketupat 2026 dan Pengamanan Idul Fitri
• 11 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.