Trend Hijab dan Pesyar 2026 Makassar Segera Berakhir, Booth Dechantique Diserbu Pengunjung

terkini.id
1 hari lalu
Cover Berita

Terkini, Makassar — Pameran Trend Hijab 2026 yang digelar bersamaan dengan Pekan Ekonomi Syariah (Pesyar) 2026 di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar segera berakhir.

Event fesyen muslim yang berlangsung sejak 6 Maret dan akan ditutup pada 15 Maret 2026 ini menyisakan beberapa hari terakhir dan terus dipadati pengunjung.

Salah satu booth yang ramai diserbu pengunjung adalah brand fesyen muslim Dechantique, yang menghadirkan koleksi busana elegan bertema Ramadan dan Lebaran.

Deretan busana muslim modern dengan potongan anggun dan warna-warna lembut tampak menarik perhatian pengunjung yang datang ke pameran tersebut.

Pameran ini menjadi wadah bagi para pelaku industri fesyen muslim untuk menampilkan karya terbaik mereka menjelang Hari Raya Idulfitri 2026.

Berbagai brand lokal menghadirkan koleksi terbaru yang memadukan tren fesyen modern dengan nilai-nilai modest fashion.

Pemilik Butik Dechantique, Ning Santoso, mengatakan koleksi yang dihadirkan pada pameran kali ini dirancang untuk memberikan kesan elegan sekaligus nyaman dikenakan dalam berbagai momen spesial, khususnya saat Lebaran.

“Lebaran adalah momen yang sangat bermakna. Kami ingin menghadirkan busana yang tidak hanya indah dipakai, tetapi juga memberikan rasa istimewa bagi siapa pun yang mengenakannya,” ujar Ning Santoso.

Dalam pameran Trend Hijab dan Pesyar 2026, Dechantique menampilkan sejumlah seri koleksi unggulan seperti Lumina Monochrome Series, Nirmala Series, Nirmala Raya Series, hingga Khadijah Raya Series.

Setiap seri memiliki karakter desain berbeda namun tetap mempertahankan ciri khas Dechantique dengan sentuhan elegan dan detail yang halus.Salah satu koleksi yang paling mencuri perhatian adalah Lumina Monochrome Series.

Koleksi ini mengusung filosofi “cahaya” yang melambangkan kesucian setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.

Dominasi warna hitam dan putih memberikan kesan klasik dan elegan, dipadukan dengan detail bordir, aplikasi kain, serta payet yang mempercantik setiap desain.

Koleksi Lumina hadir dalam berbagai model seperti dress dan gamis yang tidak hanya menonjolkan estetika, tetapi juga memberikan kenyamanan saat dikenakan dalam momen Lebaran bersama keluarga.

Sementara itu, Nirmala Series menghadirkan nuansa yang lebih lembut dengan pilihan warna-warna soft seperti butter yellow, krem, hingga cokelat muda.

Detail bordir dan payet yang dikerjakan dengan rapi semakin memperkuat kesan anggun sekaligus mewah pada setiap busana.

“Koleksi ini tidak hanya cocok dipakai saat Lebaran, tetapi juga bisa digunakan untuk berbagai acara formal lainnya,” jelas Ning.

Menariknya, pada pameran kali ini Dechantique juga menghadirkan inovasi desain baru. Jika sebelumnya brand ini lebih dikenal dengan koleksi dress, kini Dechantique memperkenalkan variasi busana seperti setelan dengan celana panjang, outer, hingga baju Melayu yang dipadukan dengan rok model mermaid.

“Inovasi ini kami hadirkan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, termasuk generasi muda yang ingin tampil modern tetapi tetap sopan dan elegan,” tambahnya.

Tidak hanya fokus pada busana perempuan, Dechantique juga memperkenalkan koleksi couple yang memadukan busana pria dan wanita dengan desain serasi.

Konsep ini memungkinkan pasangan maupun keluarga tampil kompak saat merayakan momen istimewa, khususnya pada Hari Raya Idulfitri.

Sebagian besar koleksi yang dipamerkan juga dibuat dengan konsep limited edition. Untuk setiap desain, jumlah produksinya sangat terbatas, bahkan beberapa model hanya tersedia dalam satu seri ukuran seperti M, L, atau XL.

Menurut Ning Santoso, strategi tersebut dilakukan untuk menjaga eksklusivitas produk agar pelanggan tetap tampil unik dan tidak terlihat pasaran.

“Kami memang sengaja membuat koleksi dengan jumlah terbatas agar pelanggan merasa lebih eksklusif saat mengenakannya,” ujarnya.

Dari sisi harga, koleksi Dechantique dibanderol mulai sekitar Rp800 ribu hingga lebih dari Rp1 juta, tergantung desain, bahan, serta detail ornamen seperti bordir dan payet yang sebagian dikerjakan secara handmade.

Selama pameran berlangsung, pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai promo menarik.

Beberapa koleksi mendapatkan potongan harga 10 hingga 20 persen, sementara item dengan ukuran yang sudah tidak lengkap ditawarkan dengan diskon hingga 50 persen.

Melalui pameran Trend Hijab dan Pesyar 2026 di Makassar ini, Dechantique berharap koleksinya dapat menjadi pilihan masyarakat yang ingin tampil elegan dan percaya diri saat merayakan Hari Raya Idulfitri.

Dengan desain eksklusif, sentuhan detail yang halus, serta pilihan warna yang elegan, Dechantique berupaya menghadirkan busana yang bukan sekadar pakaian, tetapi juga bagian dari cerita kebahagiaan saat merayakan Lebaran bersama keluarga dan orang-orang tercinta.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Shayne Pattynama Jadi Brand Ambassador Kelme, Representasi Semangat dan Atlet Modern dari Timnas Indonesia
• 2 jam lalubola.com
thumb
Jauh Sebelum Cindy Rizap Oplas, Ia Pernah Ingatkan Pentingnya Menerima Diri Apa Adanya
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
SKBM Balik Untung, Laba Tembus Rp55 Miliar
• 11 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Terbitkan SKB 7 Menteri soal AI di Pendidikan, Soroti Risiko bagi Anak
• 10 jam lalutvonenews.com
thumb
Kesalahan Saat Berbuka Puasa yang Sering Dilakukan
• 16 jam lalubeautynesia.id
Berhasil disimpan.