Bisnis.com, BANDUNG—Dari total penduduk Jawa Barat yang diproyeksikan mencapai sekitar 50,75 juta orang pada 2025, sekitar 51% atau 25,6 juta orang diperkirakan akan melakukan mudik Lebaran.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat Dhani Gumelar, mengatakan pihaknya menghimbau agar pemudik bisa turut mencermati karakteristik penyebab terjadinya kecelakaan di Jawa Barat berbeda antara jalur utara dan selatan. Di utara kata dia, kecelakaan banyak terjadi karena faktor kelelahan pengemudi.
"Yang perlu diantisipasi adalah rawan kecelakaan, baik di utara maupun selatan. Kalau di utara biasanya rawan kecelakaan karena faktor kelelahan. Makanya kami mengimbau pemudik untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua untuk perjalanan yang jauh," katanya, Rabu (11/3/2026).
Sementara di jalur selatan memiliki tantangan berbeda karena kondisi geografis yang lebih ekstrem. "Di selatan rawan kecelakaan karena memang dari sisi geografis, kontur dan topografi nya cukup ekstrim," katanya.
Untuk menekan angka kecelakaan, pemerintah bersama berbagai instansi telah menyiapkan sejumlah langkah pencegahan. Salah satunya adalah meningkatkan sosialisasi keselamatan kepada para pemudik.
Selain itu, pemerintah juga mendorong pemenuhan berbagai fasilitas keselamatan jalan di titik rawan kecelakaan, seperti pemasangan marka jalan, rambu lalu lintas, penerangan jalan umum, serta guard rail.
Perbaikan jalan di sejumlah titik juga diprioritaskan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional, Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang, serta pengelola jalan tol agar kondisi jalan tetap aman dilalui selama musim mudik.
"Pemerintah berharap para pemudik dapat lebih berhati-hati selama perjalanan. Kesadaran pengendara, kondisi kendaraan yang prima, serta istirahat yang cukup menjadi kunci utama agar perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung aman hingga tiba di kampung halaman," tuturnya.
Secara nasional, potensi pergerakan masyarakat selama masa mudik Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang atau sekitar 50,6 persen dari total penduduk Indonesia. Dari jumlah tersebut, Jawa Barat menjadi daerah asal pemudik terbesar di Indonesia.





