Prakiraan Cuaca Sulsel 12 Maret 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang di Daerah Ini

harianfajar
23 jam lalu
Cover Berita

HARIAN FAJAR, MAKASSAR – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan masih akan mengguyur Kota Makassar dan sebagian wilayah Sulawesi Selatan pada Kamis, 12 Maret 2026.

Selain itu, potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang juga perlu diwaspadai terutama di wilayah pesisir bagian barat dan selatan Sulsel.

Pagi hari diperkirakan hujan ringan akan terjadi di Makassar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Sidrap, Barru, Bone, Gowa, Kepulauan Selayar, Luwu, Luwu Utara, Soppeng, Takalar, dan Toraja Utara. Sementara wilayah lain di Sulsel umumnya berawan.

Memasuki siang dan sore hari, hujan ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Sulsel, kecuali Kepulauan Selayar, Parepare, dan Wajo yang diprediksi berawan.

Pada malam hari, hujan ringan masih berpotensi mengguyur Kota Makassar dan wilayah Sulsel lainnya. Sedangkan Bantaeng, Enrekang, Kepulauan Selayar, Palopo, Parepare, Pinrang, dan Wajo diprediksi berawan.

Memasuki dini hari, hujan ringan masih diperkirakan terjadi di Sulawesi Selatan, dengan beberapa wilayah seperti Bantaeng, Enrekang, Kepulauan Selayar, Palopo, Parepare, Sidrap, Sinjai, dan Wajo diprediksi berawan.

Suhu, Kelembapan, dan Peringatan Dini BMKG

Menurut data BMKG, suhu udara di Sulawesi Selatan pada hari tersebut diperkirakan berkisar antara 19 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 75 hingga 100 persen. Kecepatan angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 10 hingga 42 kilometer per jam.

BMKG juga mengeluarkan peringatan dini agar masyarakat mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang, khususnya di wilayah pesisir Sulawesi Selatan bagian barat dan selatan.

“Waspada potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai angin kencang di wilayah pesisir Sulawesi Selatan bagian Barat dan Selatan,” jelas BMKG dalam rilis resminya.

Untuk itu, penting bagi masyarakat dan pelaku aktivitas luar ruangan di Makassar dan sekitarnya untuk selalu memantau perkembangan cuaca sebagai langkah mitigasi agar terhindar dari dampak buruk cuaca ekstrem.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
“Krisis Ojol”, Tarif Rendah Jadi Alasan Driver Menyortir Orderan di Jam Sibuk
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Mudik Lebaran 2026 Dibayangi Kemacetan Klasik hingga Hujan Lebat
• 22 jam lalukompas.com
thumb
Gempa Hari Ini Guncang Bireuen Aceh, Cek Magnitudonya
• 13 jam lalurctiplus.com
thumb
Harga CPO Naik 2 Hari di Tengah Penguatan Minyak Dalian dan Chicago
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
BKSDA Bali Tutup Sementara Empat Taman Wisata Alam Saat Nyepi 2026
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.