Sadis! Komplotan Perampok SPBU di Bekasi Hajar dan Sekap 5 Karyawan, Rp130 Juta Raib

viva.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

Kabupaten Bekasi, VIVA - Komplotan perampok yang beraksi dengan cara kekerasan terhadap sejumlah karyawan di sebuah SPBU Jalan Raya Babelan, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, tengah diburu polisi.

Pelaku berhasil menggondol uang tunai senilai Rp130 juta. Hal tersebut diungkap Kapolres Bekasi Kabupaten, Komisaris Besar Polisi Sumarni.

Baca Juga :
Blak-blakan Soal Alasan Perampokan Sadis Tewaskan Pensiunan JICT Ermanto Usman, Polisi Sebut Motifnya Ekonomi
Kapolri Bongkar Strategi Pemerintah Dalam Hadapi Konflik Global

"Kami masih melakukan penyelidikan dan mengejar para pelaku yang terlibat dalam peristiwa ini," ujarnya, Kamis, 12 Maret 2026.

Dia mengatakan petugas yang menerima laporan peristiwa dimaksud langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengumpulkan sejumlah barang bukti, termasuk meminta keterangan para saksi.

"Kami turut memeriksa rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi pelaku. Para korban juga telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan lebih lanjut," ucapnya.

Berdasarkan keterangan korban yang diperkuat alat bukti, komplotan pelaku berjumlah empat orang mendatangi lokasi kejadian pada Selasa, 10 Maret 2026, pukul 03.30 WIB, saat situasi masih relatif sepi.

Tiba di lokasi, para pelaku langsung mengancam para pegawai menggunakan senjata diduga pistol mainan. Lima karyawan menjadi korban pemukulan dan penyekapan oleh komplotan perampok tersebut.

Tanpa basa-basi, komplotan tersebut langsung melancarkan aksi dengan memukul para karyawan hingga menyekap mereka di dalam sebuah ruangan. Salah satu korban sempat mencoba melawan sehingga mengalami luka.

"Korban berinisial M (62) mengalami luka di tangan kiri setelah melakukan perlawanan terhadap para pelaku. Korban lain berinisial B (49) juga menjadi sasaran kekerasan, terkena tendangan dan pukulan dari pelaku," ujarnya.

Sementara tiga karyawan lain yakni A (24), M (44) dan H (53) juga mengalami perlakuan buruk. Kepala mereka ditutup menggunakan selimut lalu tangan mereka diikat menggunakan kabel, lakban hingga tali rafia.

"Para korban diikat dan disekap agar tidak bisa melawan saat pelaku menjalankan aksi," katanya.

Setelah para pegawai tidak berdaya, pelaku dengan leluasa membobol brankas penyimpanan uang hasil penjualan bahan bakar dan berhasil membawa kabur uang tunai Rp130 juta sebelum melarikan diri. (Ant)

Baca Juga :
Polisi Tangkap Dua Mantan Pegawai Kementan, Diduga Korupsi Uang Perjalanan Dinas Miliaran
Terkuak Cara Sadis Perampok Habisi Pensiunan JICT Ermanto Usman
Misteri Pria di Bintaro Tewas dengan Luka Tembak di Kepala, Polisi Temukan Senpi Kaliber 9 Mm dan 3 Airsoft Gun

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: ASIsrael Akan Bayar Darah Para Syuhada
• 9 jam lalusuara.com
thumb
BRI Super League: Persib Terus Menang di Kandang, Umuh Muchtar Puji Peran Besar Bobotoh
• 18 jam lalubola.com
thumb
Pemimpin Minoritas Senat Sebut Rakyat AS Tidak Menginginkan Perang dengan Iran
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Olivia Nathania Siap Cicil Kerugian Rp 600 Juta untuk Korban CPNS Bodong
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Pemkab Gianyar prioritaskan intervensi 991 balita terindikasi stunting
• 13 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.