jabar.jpnn.com, KOTA BANDUNG - Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat, MQ Iswara mendukung penuh langkah Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang mendorong agar program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) memberikan porsi lebih besar bagi kalangan santri di pesantren.
Menurut Iswara, gagasan tersebut sangat relevan, khususnya bagi Jawa Barat yang dikenal sebagai salah satu provinsi dengan jumlah pesantren terbanyak di Indonesia.
BACA JUGA: Polrestabes Bandung Buka Penitipan Kendaraan Pemudik Lebaran 2026
"Jawa Barat memiliki ribuan pesantren dengan jumlah santri yang sangat besar. Program afirmasi beasiswa LPDP bagi santri menjadi langkah penting agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan hingga ke tingkat global," kata Iswara dalam keterangan tertulisnya kepada JPNN.com, dikutip Kamis (12/3/2026).
Berdasarkan data Kementerian Agama, Jawa Barat tercatat memiliki lebih dari 12.977 ribu pondok pesantren dengan jumlah santri mencapai sekitar 376.791. Angka tersebut menjadikan Jawa Barat sebagai salah satu pusat pendidikan pesantren terbesar di Indonesia.
BACA JUGA: Pemkot Depok Anggarkan Rp66 Miliar untuk THR ASN dan PPPK, Paling Cepat Cair Pekan Ini
Wakil Ketua DPRD Jabar itu juga menilai, potensi besar tersebut harus diimbangi dengan kebijakan pendidikan yang memberi akses lebih luas bagi para santri, termasuk melalui jalur beasiswa LPDP.
"Santri tidak boleh dipandang sebelah mata. Banyak di antara mereka memiliki kapasitas akademik yang kuat dan mampu bersaing di tingkat internasional jika diberi kesempatan," ujarnya.
BACA JUGA: Buka Puasa Bersama Tim Terpikat, Rezky Kartika Tegaskan Komitmen Perjuangkan Aspirasi Warga Bogor
Ia menambahkan, afirmasi beasiswa bagi santri juga menjadi bentuk penghargaan terhadap kontribusi pesantren dalam perjalanan sejarah bangsa.
Menurut Iswara, sejak masa penjajahan, kalangan santri dan pesantren telah menjadi garda terdepan dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
"Sejarah mencatat para ulama dan santri berada di barisan terdepan melawan penjajah. Spirit keilmuan dan nasionalisme itu masih hidup di pesantren hingga hari ini," jelasnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia menyampaikan dorongan agar beasiswa LPDP lebih terbuka bagi santri saat menghadiri safari Ramadan di Pesantren Az-Zainiyah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.
Menurut Bahlil, selama ini beasiswa LPDP lebih banyak dimanfaatkan oleh lulusan sekolah umum, padahal santri juga memiliki kualitas yang tidak kalah untuk melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.
"Lewat Fraksi Partai Golkar kami akan meminta agar dana LPDP ini juga diberikan secara proporsional kepada pesantren. Karena belum tentu sekolah umum yang hebat-hebat itu kualitasnya lebih hebat daripada santri," kata Bahlil.
Iswara berharap dorongan tersebut dapat segera ditindaklanjuti pemerintah sehingga santri dari berbagai pesantren di Indonesia, khususnya Jawa Barat, memiliki akses lebih luas untuk menempuh pendidikan tinggi di dalam maupun luar negeri. (mar5/jpnn)
Redaktur & Reporter : Ridwan Abdul Malik




