Drama Penyamaran Pembunuh di Depok, Chat Pakai HP Korban Agar Tak Dicurigai

liputan6.com
23 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Ahmad Ronny Hasiholan (44), suami siri sekaligus pelaku pembunuhan terhadap DH (55), sempat mengaku sebagai korban saat berkomunikasi secara online dengan sejumlah orang. Hal ini yang menjadi faktor keluarga dan tetangga tidak curiga terhadap keberadaan korban.

Dalam kasus pembunuhan ini, korban ditemukan tidak bernyawa di dalam rumah, kawasan Limo, Kota Depok. Jasad korban baru diketahui setelah lima bulan dari peristiwa pembunuhan.

Advertisement

"HP atau handphone milik korban dikuasai oleh tersangka, dan tersangka melakukan komunikasi dengan orang-orang yang ada kaitannya dengan korban ini seolah-olah dirinya sebagai korban," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Rabu (11/3/2026).

Iman menjelaskan, korban dan pelaku sempat cekcok. Korban meminta diceraikan, namun ditolak oleh pelaku.

"Saat kejadian, itu korban dan tersangka sedang kondisi bertengkar, dan korban meminta untuk diceraikan," tutur Iman.

Emosi pelaku makin memuncak ketika meminta kewajiban sebagai suami, ditolak oleh korban. Hal ini menyebabkan pelaku Ronny gelap mata dan membunuh korban.

"Sesaat sebelum kejadian pembunuhan tersebut, tersangka sempat meminta kewajiban suami istri kepada korban, namun ditolak sehingga tersangka meluap emosinya dan di luar kendali melakukan pembunuhan tersebut," ujar dia.

Setelah korban dibunuh, pelaku menaburi jasad istrinya dengan kopi untuk menghilangkan bau.

"Pengetahuan ini diperoleh oleh tersangka dari tersangka saat bergaul dengan rekannya di tempat pelelangan atau penjualan ikan," ujar Iman.

Mayat korban baru ditemukan lima bulan kemudian. Dua saksi, Lolla dan Ricky, datang ke rumah korban, Jumat (6/3/2026) sekira pukul 23.00 WIB untuk melanjutkan membersihkan rumah.

Keesokan paginya sekitar pukul 09.00 WIB, Ricky yang membersihkan kamar menyingkap karpet di tumpukan pakaian.

“Saksi melihat sepasang kaki manusia yang sudah tinggal tulang dan kulit mengering,” jelas Resa.

Temuan itu kemudian dilaporkan ke Ketua RT Sagian Safrudin yang meneruskan laporan ke Polsek Cinere. Polisi melakukan olah TKP, memeriksa saksi di sekitar lokasi serta menganalisis rekaman CCTV. Dari hasil penyelidikan dan informasi masyarakat, keberadaan pelaku akhirnya teridentifikasi.

Dari tangan pelaku, polisi menyita sepeda motor Suzuki Address dan ponsel Infinix milik korban. Tersangka menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Coding dan AI Jadi Mata Pelajaran Pilihan 2026, Berlaku untuk SD hingga SMA
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Akan Naik hingga Rp 15.000 Setelah 3 Bulan Beroperasi
• 20 jam laluliputan6.com
thumb
LPCK Tegaskan Program Hunian MBR Rp16 Triliun Pemerintah Tak Pakai Lahan Proyek Meikarta
• 38 menit laluidxchannel.com
thumb
Jadwal Imsak Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini 13 Maret 2026
• 6 jam laludetik.com
thumb
Keajaiban Salju dan Sakura di Otari Nagano
• 17 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.