BULL Tambah Armada Kapal Tanker LNG di Tengah Ketegangan Geopolitik Timur Tengah

idxchannel.com
21 jam lalu
Cover Berita

PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menambah armada kapal tanker LNG kedua dengan kapasitas ±78.000 DWT dan panjang keseluruhan ±280 meter.

BULL Tambah Armada Kapal Tanker LNG di Tengah Ketegangan Geopolitik Timur Tengah. (Foto Istimewa)

IDXChannel - PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) menambah armada kapal tanker LNG kedua dengan kapasitas ±78.000 DWT dan panjang keseluruhan ±280 meter. Kapal ini akan diserahterimakan pada kuartal I-2026.

"Hal ini mencerminkan komitmen terhadap strategi perusahaan untuk terus berkembang di segmen transportasi LNG melalui pertumbuhan organik seperti pembelian kapal tanker LNG dan pertumbuhan non-organik melalui akuisisi perusahaan kapal tanker LNG," ujar manajemen BULL dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (12/3/2026).

Baca Juga:
Saham BULL dan ELIT Masuk Radar UMA, Investor Diminta Hati-Hati

Manajemen BULL menyampaikan, terwujudnya pilar kedua dari strategi transformasi empat pilar BULL, yaitu transportasi LNG, mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap pasar LNG yang diperkuat oleh dimulainya gelombang ketiga ekspansi LNG.

Ekspansi tersebut akan menghasilkan kapasitas fasilitas pencairan gas baru lebih dari 200 juta ton per tahun hingga 2030, dengan hampir 97 juta ton per tahun kapasitas baru yang akan hadir pada 2025 dan 2026, dan mencapai produksi maksimum pada 2026 dan 2027.

Baca Juga:
BULL Balik Arah Usai Kena UMA, Saham ELIT Tancap Gas

Hal ini juga akan menyebabkan pengiriman kargo tambahan ke Asia yang akan sangat meningkatkan permintaan ton-mile untuk kapal tanker LNG.

Baca Juga:
Saham Kapal HUMI-BULL Cs Melesat di Tengah Konflik Iran

"Sehingga mengalami pertumbuhan kumulatif sebesar 30,7 persen selama 2026-2027 dibandingkan dengan pertumbuhan armada sebesar 19,2 persen, sehingga mengakibatkan pengetatan pasar sebesar 11,5 persen," katanya.

Selain itu, perkembangan geopolitik terkait Iran dan Rusia akan semakin memperkuat ekspansi permintaan ton-mile ini, telah menyebabkan tarif kapal tanker LNG melonjak hampir 18 kali lipat sejak akhir Februari 2026. Pada minggu lalu dilaporkan sebuah kapal tanker LNG disewa dengan harga USD300 ribu per hari untuk kargo spot.

Menurut manajemen BULL, seiring dengan terus menguatnya faktor-faktor ini dan semakin diperkuat oleh berlakunya perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat (AS) secara global yang akan secara radikal mengubah trayek perdagangan untuk kapal tanker LNG.

"Tarif kapal tanker LNG diperkirakan akan tetap kuat dan kemungkinan akan semakin menguat," katanya.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
⁠Halte CSW Mendadak Ramai, PAM JAYA Bersama Persija Bagi-Bagi Tumbler Gratis
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Mendag Dorong Pasar Jadi Pusat Belanja dan Wisata Kuliner
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Buat Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Kagum, Diaspora di AS Hibahkan Tanah 80 Hektare di Bandung untuk Penghijauan
• 2 jam lalutvonenews.com
thumb
Erdogan Serukan Persatuan Islam di Tengah Perang Iran Baik Syiah dan Sunni
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kasus Bayi Ditemukan Mengapung di Sungai Sumobito, Jombang, Mengarah ke Dugaan Pembunuhan
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.