Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan Mencapai 143,91 Juta Jiwa, Turun  1,75% dari Tahun Lalu

erabaru.net
20 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan pemudik lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,91 Juta Jiwa. Angka ini mengalami penurunan 1,75% dibandingkan dari tahun lalu.

“Berdasarkan hasil survei, pergerakan masyarakat pada angkutan Lebaran 2026 setara dengan 143,91 juta orang,” katanya. Hal demikian disampaikan Menhub Dudy dalam  rapat kerja bersama Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (11/3/2026). 

Dikutip dari situs Kemenhub, Dudy juga mengatakan pemerintah telah melakukan berbagai kesiapan, meliputi kesiapan sarana dan prasarana transportasi meliputi darat, laut, udara dan penyeberangan dan pemeriksaan kelaikan setiap moda transportasi. Tak hanya itu, kata dia, pemerintah juga pemberlakuan stimulus ekonomi melalui pemberian diskon tarif tiket pesawat, kapal laut, kereta api dan penyeberangan.

Selain itu, pemerintah juga penyelenggaraan mudik gratis, memberlakukan work from anywhere (WFA), kebijakan rekayasa lalu lintas, penyediaan armada tambahan, hingga pengaturan operasional kendaraan angkutan barang.

Langkah lainnya, Kementerian Perhubungan juga melakukan operasi berbasis digital dalam pemantauan angkutan lebaran, yakni melalui pelaporan simpul dan jaringan transportasi, surveillance pergerakan sarana, live streaming drone, pantauan kecelakaan, hingga pengaduan masyarakat. 

“Pemantauan juga meliputi cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta pantauan 7.159 CCTV bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, BUMN, dan swasta,” lanjut Menhub Dudy.

Adapun untuk memperlancar lalu lintas menuju pelabuhan penyeberangan, pemerintah telah menyiapkan skema buffer zone secara berlapis di pelabuhan Merak. Buffer zone jalan tol disiapkan dengan memanfaatkan rest area mulai dari KM 13, KM 43, hingga KM 63.

Buffer zone pelabuhan juga disediakan di kawasan Pelabuhan Merak, Indah Kiat, BBJ, dan Ciwandan, serta beberapa titik di jalan arteri sebagai langkah tambahan untuk menjaga kelancaran arus dan mencegah penumpukan kendaraan di titik pelabuhan.

Di samping itu, Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait menyiapkan 5 jalur penyeberangan dari Pulau Jawa ke Pulau Sumatera pada Angkutan Lebaran 2026, yang terdiri dari Merak – Bakauheni, Ciwandan – PT. Wijaya Karya Beton, Ciwandan – Bakauheni, BBJ Bojonegara – BBJ Muara Pilu, serta PT. Krakatau Bandar Samudera – Panjang sebagai contingency plan.

Untuk lintas penyeberangan dari Pulau Jawa ke Bali dan NTB pada Angkutan Lebaran 2026, Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan berbagai pihak terkait menyiapkan Jalur Penyeberangan, yaitu Ketapang – Gilimanuk dan Jangkar – Lembar.

“Kami juga melihat perlu dilakukan antisipasi terhadap potensi pembatasan operasional pelabuhan penyeberangan dari Pulau Jawa ke Bali karena Perayaan Nyepi dan Idul Fitri pada waktu yang berdekatan,” ungkap Menhub. (Kemenhub)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Praperadilan Tudingan Sumpah Palsu Direktur PT WKM, Ahli Sebut Ada Cacat Formil
• 13 jam lalusuara.com
thumb
Intip 10 penampakan fasilitas simulator berkuda satu-satunya di Indonesia milik Ditpolsatwa Polri
• 7 jam lalubrilio.net
thumb
Preview AZ Alkmaar vs Sparta Praha: Ambisi Tuan Rumah di AFAS Stadion
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
BRI Super League: Ketajaman Bali United Mengancam Persis Solo, Milomir Seslija Pastikan Kantongi Cara Mengatasinya
• 21 jam lalubola.com
thumb
Jadwal Imsak dan Buka Puasa 13 Maret 2026 di Jakarta dan Sekitarnya
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.