Pemkot Banjarmasin Gelontorkan Dana Rp 1 Miliar untuk Pembangunan WC dan Tangki Septik

tvonenews.com
19 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Pemerintah Kota Banjarmasin, pada Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin menggelontorkan dana APBD 2025 sebesar Rp 1 miliar lebih untuk pembangunan WC dan tangki septik individul bagi warga.

Total ada 80 penerima manfaat pembangunan WC dari Pemko Banjarmsin dimasa kepemimpinan Wali Kota HM Yamin HR ini. Penerima manfaat tersebar di Kelurahan Sungai Miai, Kelurahan Basirih, Kelurahan Mantuil, Kelurahan Sungai Jingah.

Namun sayangnya, penerima manfaat belum bisa maksimal menggunakan WC. Dikarenakan ada atap bocor, tidak ada penerangan bahkan kondisi terparah hingga sanitasi atau saluran WC ada yang mampet.

Seperti penerima manfaat di Kelurahan Sungai Miai Kecamatan Banjarmasin Utara Kota Banjarmasin. Sejak dibangun Desember 2025 hingga sekarang penghuni rumah belum bisa memanfaatkannya, disebabkan WC dan tangki septik individual tersebut dibangun terpisah dengan bangunan utama rumah, serta terhimpit oleh bangunan disekitarnya.

Terlebih belum ada jalan titian untuk akses menggunakan WC.

“Itu karena tukangnya menyesuaikan posisi tanah, padahal dari awal kami minta lokasinya dan posisi pintu tidak di situ, agar penghuni rumah bisa langsung mengakses. Tetapi yang mengerjakan tetap menentukan lokasinya di belakang rumah dan kami diberitahukan kalau mau renov maka menggunakan uang sendiri,” ungkap salah satu warga penerima manfaat.

Proyek APBD Kota Banjarmasin pada 2025 itu pun terkesan asal-asalan. Info didapat, kegiatan ini masuk dalam Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Kalimantan Selatan. 

Penata Kelola Bangunan Gedung dan Kawasan Permukiman Ahli Muda, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kota Banjarmasin, Erpansyah dikonfirmasi menyampaikan, penempatan WC terkadang sesuai keinginan pemilik atau penghuni rumah, karena keterbatasan lahan.

“Kalau tidak salah, pemilik rumah sendiri yang ingin bangunanna dibelakang bangunan utama rumah, rencananya disamping itu dibikin titian,” katanya, Rabu (11/3/2026).

Dia menjelaskan, nilai pagu dari total pembangunan WC dan tangki septik individual itu Rp 1,6 miliar dan kontraknya sekitar Rp 1,2 miliar. Dirinya juga membenarkan, kegiatan tersebut masuk dalam pemeriksaan BPK. 

“Semua dikerjakan oleh pihak ketiga atau kontraktor, lewat lelang umum. Nilai anggaran per unitnya tergantung dari kondisi di lapangan, maksudnya tiap rumah beda-beda anggarannya, tergantung kondisi posisi WC yang dibangun, ada yang di dalam rumah dan ada juga yang di luar rumah, jadi volume unitnya beda-beda,” jelasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bawa-bawa Nama Timnas Indonesia, Media Inggris Bahas Keputusan Amerika Serikat soal Iran di Piala Dunia 2026
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Terima Wakil PM Australia di Kertanegara, Bahas Apa?
• 16 jam laludetik.com
thumb
Jasindo Gencar Tingkatkan Kesadaran Asuransi Masyarakat
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
PPPK Paruh Waktu di Makassar Akhirnya Dapat THR, Munafri Teken Perwali
• 16 jam laluharianfajar
thumb
Nostalgia Hannah Montana, Miley Cyrus Tampil Lagi dengan Wig Pirang Ikonik
• 16 jam lalutabloidbintang.com
Berhasil disimpan.