FAJAR, MAKASSAR – Kakanwil Kemenag Sulsel meminta pemudik mengutamakan keselamatan selama perjalanan Lebaran. Sebanyak 517 posko telah disiapkan sebagai tempat istirahat di jalur utama. Fasilitas ini tersedia gratis selama arus mudik dan balik tahun 2026.
Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ali Yafid, memberikan imbauan kepada masyarakat yang akan pulang kampung pada momen Idulfitri 1447 H. Ia mengingatkan agar para pengendara tidak memaksakan diri jika kondisi fisik mulai menurun.
“Kalau Capek ki’ dalam perjalanan, Singgah Istirahat. Kami telah siapkan ratusan rumah ibadah di jalur utama yang siap melayani pemudik 24 jam penuh,” ujar Kakanwil dalam Rapat Koordinasi melalui Zoom pada Kamis (12/3/2026).
Tahun ini, jumlah rumah ibadah yang berpartisipasi meningkat pesat dari 492 menjadi 517 titik. Fasilitas ini mencakup masjid, madrasah, hingga Kantor Urusan Agama (KUA) yang lokasinya strategis di jalur nasional.
Selain sebagai tempat ibadah, lokasi-lokasi ini berfungsi sebagai ruang publik yang memperkuat semangat gotong royong. Pihak Kemenag Sulsel juga telah menginstruksikan pemasangan atribut seperti baliho atau spanduk agar pemudik mudah menemukan lokasi tersebut.
Fasilitas Lengkap dan Keamanan Terjamin
Kakanwil menekankan pentingnya kenyamanan dan keamanan bagi para pemudik yang beristirahat. Dipastikan tidak ada pungutan biaya apa pun bagi pemudik.
Ada petugas penjaga 24 jam untuk menghindari kehilangan barang bawaan. Disediakan takjil berbuka puasa, menu sahur sederhana, dan air minum.
Fasilitas tambahan pun tersedia. Mulai dari ruang menyusui, tempat pengisian daya ponsel (charging station), hingga obat-obatan ringan.
Program ini merupakan hasil kolaborasi lintas sektoral antara Kementerian Agama, Kementerian Perhubungan, dan Kepolisian Republik Indonesia guna memastikan kelancaran arus mudik di Sulawesi Selatan. (*)





