Lenovo menegaskan pendekatan Hybrid AI kini menjadi standar baru dalam penerapan kecerdasan buatan (AI) di berbagai sektor industri. Visi tersebut disampaikan oleh Ken Wong, Executive Vice President and President Lenovo Solutions & Services Group, dalam ajang Lenovo Tech World 2026 di Hong Kong.
Dalam presentasinya, Wong menekankan bahwa organisasi tidak lagi bisa menunda adopsi AI. Hybrid AI dinilai menjadi pendekatan yang paling relevan untuk menjawab kebutuhan bisnis yang semakin kompleks.
"Hybrid AI adalah standar baru dan jalur utama untuk membawa AI kepada semua orang. AI personal akan mengubah ponsel, tablet, dan PC menjadi satu pengalaman yang berkelanjutan, di mana data dan pengetahuan Anda berpindah bersama Anda secara aman di setiap perangkat," katanya saat memperkenalkan visi Lenovo Hybrid AI.
Menurutnya, setiap individu dan organisasi memiliki kebutuhan berbeda. Karena itu tidak ada satu solusi kecerdasan buatan yang cocok untuk semua. Lenovo mengadopsi pendekatan Hybrid AI agar teknologi tersebut dapat menyesuaikan dengan karakter dan kebutuhan masing masing organisasi.
Hybrid AI juga menandai fase baru perkembangan AI. Sistem ini tidak hanya mengolah data, tetapi juga mengubah data menjadi tindakan nyata serta menghubungkan dunia digital dengan dunia fisik.
Dalam konteks pengguna individu, Lenovo menghadirkan agen AI personal bernama Lenovo Qira, yang dirancang untuk menjadi asisten digital yang mampu mengikuti aktivitas pengguna di berbagai perangkat.
"Qira dapat melihat apa yang Anda lihat dan mendengar apa yang Anda dengar. Pada akhirnya ia akan menjadi AI twin Anda tanpa mengompromikan privasi," ujar Wong.
Selain AI personal, Lenovo juga mendorong transformasi AI di tingkat perusahaan. Wong menjelaskan masa depan AI korporasi tidak lagi bertumpu pada satu model besar, tetapi pada sistem yang terdiri dari berbagai model dan agen AI yang bekerja secara terkoordinasi.
Pendekatan tersebut diwujudkan melalui solusi Lenovo Hybrid AI Advantage. Platform ini memiliki tiga komponen utama, yaitu AI Factory sebagai mesin penggerak komputasi AI, AI Library sebagai katalog solusi AI yang telah teruji, serta AI Services yang membantu perusahaan mulai dari tahap strategi hingga operasional.
Lenovo juga memperkenalkan konsep Physical AI, yaitu penerapan kecerdasan buatan langsung di dunia fisik melalui robot, kendaraan otonom, dan drone. Salah satu contoh penerapannya adalah sistem robot inspeksi udara-darat yang terkoordinasi penuh, yang menghasilkan pengurangan beban kerja patroli manual sebesar 80%, dengan akurasi deteksi 98%.
Lenovo juga menunjukkan bagaimana Hybrid AI dapat digunakan dalam skala global. Mereka telah ditunjuk menjadi mitra teknologi untuk FIFA dalam penyelenggaraan FIFA World Cup.
Dalam ajang olahraga internasional tersebut, Hybrid AI digunakan untuk mengelola operasi venue, infrastruktur, integrasi sistem, hingga pemantauan langsung selama acara berlangsung. Lenovo juga menyiapkan relawan virtual berbasis AI avatar yang dapat membantu pengunjung menemukan lokasi di area pertandingan serta meningkatkan pengalaman penggemar selama acara berlangsung.
"Jika kami dapat mendukung acara yang ditonton oleh 6 miliar penggemar yang dimainkan di tiga negara tuan rumah untuk pertama kalinya, kami dapat memberikan hasil untuk perusahaan mana pun, terlepas dari besar atau kecilnya. Ini mengilustrasikan komitmen jangka panjang Lenovo terhadap inovasi di era AI," pungkas Wong.
Dalam sesi terpisah, President Lenovo Asia Pacific, Amar Babu, turut membahas perkembangan AI personal Qira yang sebelumnya diperkenalkan dalam ajang teknologi global Consumer Electronics Show. Amar membagikan contoh sederhana bagaimana Qira memahami kebiasaan penggunanya, melalui pengalaman pribadi ketika AI tersebut membantunya memesan egg tart saat berada di Hong Kong.
"Saya sangat menyukai egg tart di Hong Kong. Seiring berjalannya waktu, Lenovo Qira telah belajar bahwa saya menyukai egg tart karena ia dapat memahami dan memantau apa yang saya lakukan. Lenovo Qira juga tahu, saya berolahraga hari ini, jadi saya memenuhi syarat untuk mendapatkan egg tart dengan kalori tingginya," cerita Amar.
"Qira cukup pintar untuk mengidentifikasi l ada banyak tempat bagus untuk membeli egg tart. Jadi Kira, karena saya telah memberinya izin, telah memesannya, mengambil tindakan untuk benar-benar memesan egg tart untuk saya."
Reporter: Annisa Thahira Madina



