PRESIDEN Prabowo Subianto memanggil mantan Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) yang kini menjabat Komisaris Pertamina, Hasan Nasbi, ke Istana Kepresidenan, Kamis (12/3). Hingga saat ini, maksud dan tujuan pemanggilan mendadak tersebut masih menjadi teka-teki.
Hasan tiba di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, dengan mengaku belum mendapatkan informasi detail mengenai agenda pertemuan.
“Saya tidak tahu ini kenapa dipanggil. Katanya ada agenda sama Presiden,” ujar Hasan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat.
Baca juga : Istana Jawab Kemungkinan Reshuffle Kabinet Prabowo
Hasan menjelaskan dirinya baru mendapat arahan untuk merapat ke Istana melalui protokol sekitar pukul 13.30 WIB. Namun, ia belum mengetahui kapasitas kehadirannya dalam pertemuan tersebut.
Saat ditanya mengenai kemungkinan kembali ke Kabinet Merah Putih, Hasan juga belum dapat memberikan komentar. Ia menyebut baru bisa menyampaikan penjelasan lebih lanjut setelah rapat terbatas (ratas) selesai digelar.
“Belum bisa komentar. Kita belum ada pembicaraan soal itu. Sabar ya, nanti lagi,” ujar Hasan.
Baca juga : Jabatan Istana saat Menteri Kabinet Prabowo Ramai-Ramai ke Rumah Jokowi
Pemanggilan hari ini memicu spekulasi lantaran sebelumnya Hasan juga tampak hadir dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Hambalang, Jawa Barat, pada Senin (9/3/2026) malam.
Meski demikian, Hasan berdalih kehadirannya di Hambalang saat itu hanya untuk memantau progres kinerja kementerian sebagai pendengar.
“Saya mendengarkan saja waktu kemarin itu. Kali ini saya belum tahu agendanya. Nanti setelah selesai baru bisa saya sampaikan,” jelasnya.
(P-4)





