Telkom Ubah Fokus InfraNexia, Bos TLKM Ungkap Alasan Tunda Cari Mitra

bisnis.com
16 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) mengubah fokus terhadap anak usahanya, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia), yang semula mencari mitra strategis, menjadi penguatan FiberCo yang mumpuni.

Direktur Utama Telkom Indonesia, Dian Siswarini mengatakan sebelumnya rencana mencari mitra investor baik dalam maupun luar negeri dilakukan untuk membuka nilai (unlock value) anak usaha.

"Namun di dalam perjalanannya, sekarang fokus utamanya untuk tahun ini adalah masih bagaimana supaya InfraNexia ini bisa menjadi FiberCo yang mumpuni," kata Dian kepada awak media, dikutip Kamis (12/3/2026).

Dia menambahkan perubahan fokus tersebut bertujuan menjadikan operasional InfraNexia menjadi efisien dan melakukan leverage aset dengan baik.

Selain efisiensi operasional, InfraNexia juga didorong untuk memperluas pasar di luar Telkom Group dengan memanfaatkan aset infrastruktur digital yang dimiliki. 

"Jadi mungkin yang untuk mendapatkan partner itu sekarang bukan menjadi fokus, bisa jadi pindah ke tahun berikutnya," ujarnya.

Baca Juga

  • Telkom (TLKM) Lepas AdMedika ke Fullerton Health, Fokus pada Bisnis Inti
  • Bos Telkom (TLKM) Bocorkan Persyaratan jadi Mitra Strategis Infranexia
  • Bos Telkom: Infranexia Netral, Incar Penyedia Internet hingga Raksasa Hyperscale

Sebelumnya, Telkom telah merampungkan penandatanganan akta pemisahan atau deed of spin-off InfraNexia pada Desember 2025.

Langkah tersebut menandai pengalihan sebagian lini usaha dan aset di segmen wholesale fiber connectivity dari Telkom ke InfraNexia.

InfraNexia dibentuk sebagai entitas hasil pemisahan yang bertugas mengelola sekaligus mengintegrasikan infrastruktur fiber optik untuk pasar grosir.

Perusahaan ini berfokus menghadirkan layanan konektivitas fiber berstandar tinggi, termasuk fiber-to-the-home (FTTH) serta managed services bagi penyedia layanan internet (ISP) dan operator telekomunikasi lainnya.

Ke depan, InfraNexia diposisikan sebagai mesin pertumbuhan baru Telkom Group, dengan proyeksi nilai aset mencapai Rp90 triliun pada 2026.

Sebagai entitas FiberCo, perusahaan ini diarahkan untuk memaksimalkan pemanfaatan jaringan fiber optik grup, menekan biaya operasional, serta menciptakan ekosistem konektivitas yang terbuka dan setara bagi pelaku industri telekomunikasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Viral Aksi Perampokan Sadis Terjadi di SPBU Kebalen Bekasi, Polisi Buru 4 Pelaku
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Ekspor 1,83 Juta Ton CPO RI ke Timur Tengah Terganggu Perang AS vs Iran
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemprov Banten Keluarkan SE 50% ASN Bisa WFH 3 Hari Usai Cuti Lebaran
• 18 jam laludetik.com
thumb
Rupiah Hari Ini Berakhir Lesu ke Rp16.893 per Dolar AS
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
DPR Terima Tiga Surpres Terkait RUU Hingga Keamanan Siber
• 21 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.