Grid.ID - Umat Muslim di seluruh dunia meyakini adanya malam istimewa dalam bulan Ramadan yang dikenal sebagai Lailatul Qadar. Malam tersebut dipercaya memiliki keutamaan yang sangat besar karena nilainya lebih baik dari seribu bulan.
Menurut berbagai hadis, Lailatul Qadar biasanya datang pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Karena waktu pastinya dirahasiakan, umat Islam dianjurkan untuk meningkatkan ibadah pada periode tersebut.
Dalam sejumlah riwayat hadis, terdapat beberapa tanda yang diyakini muncul saat datangnya malam Lailatul Qadar.
1. Malam terasa tenang dan damai
Salah satu tanda yang sering disebutkan adalah suasana malam yang terasa sangat tenang. Udara pada malam tersebut tidak terlalu panas dan juga tidak terlalu dingin. Kondisi itu membuat suasana terasa nyaman dan menenangkan bagi orang yang beribadah.
Hal itu seperti diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA yang menyatakan Rasulullah SAW bersabda:"Lailatul Qadar adalah malam tenteram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin. Besok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah." (H.R. Ath Thayalisi di Musnadnya hal. 349 no. 2680).
2. Langit tampak cerah
Pada malam Lailatul Qadar, langit biasanya terlihat cerah. Tidak banyak awan dan suasananya terasa lebih bersih dibandingkan malam-malam lainnya.
Beberapa ulama juga menyebutkan bahwa malam tersebut terasa lebih terang meskipun tidak ada cahaya bulan yang terlalu kuat.
3. Matahari terbit dengan cahaya lembut
Tanda lain yang sering disebut dalam hadis adalah kondisi matahari pada pagi hari setelah Lailatul Qadar. Matahari dikatakan terbit dengan cahaya yang tidak menyilaukan.
Cahayanya terlihat lembut dan tidak terlalu menyengat dibandingkan hari-hari biasa.
Ubay bin Ka’ab RA mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda, "Keesokan hari Lailatul Qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan," (H.R. Muslim).
4. Tidak ada angin kencang atau hujan deras
Malam Lailatul Qadar juga disebut tidak disertai cuaca ekstrem. Angin bertiup dengan lembut dan tidak terjadi badai atau hujan yang sangat deras.
Kondisi tersebut membuat suasana malam terasa damai dan mendukung umat Muslim untuk beribadah dengan khusyuk.
5. Hati terasa lebih tenang
Selain tanda-tanda alam, sebagian ulama juga menyebutkan adanya tanda yang dirasakan secara spiritual. Banyak orang merasakan ketenangan hati dan kedamaian batin saat beribadah pada malam tersebut.
Perasaan damai ini membuat ibadah terasa lebih khusyuk dan penuh makna.
6. Hadir lewat mimpi
Ciri-ciri datangnya Lailatul Qadar juga pernah diceritakan dalam sebuah riwayat hadir melalui mimpi.
Sahabat Ibnu Umar RA bercerita bahwa beberapa orang dari sahabat Nabi SAW diperlihatkan Lailatul Qadar dalam mimpi (oleh Allah SWT) pada tujuh malam terakhir (Ramadan).
Kemudian Rasulullah SAW berkata, "Aku melihat bahwa mimpi kalian (tentang Lailatul Qadar) terjadi pada tujuh malam terakhir. Maka barang siapa yang mau mencarinya maka carilah pada tujuh malam terakhir," (H.R. Muslim).
Prediksi Malam Lailatul Qadar 2026
Dari petunjuk yang diberikan Rasulullah SAW, menyebutkan bahwa malam Lailatul Qadar terjadi pada tanggal ganjil 10 hari terakhir Ramadhan. Berdasarkan sidang isbat oleh Kementerian Agama (Kemenag), malam Lailatul Qadar 2026 kemungkinan terjadi pada tanggal berikut ini:
21 Ramadan 1447 Hijriah: Rabu, 11 Maret 202623 Ramadan 1447 Hijriah: Jumat, 13 Maret 202625 Ramadan 1447 Hijriah: Minggu, 15 Maret 202627 Ramadan 1447 Hijriah: Selasa, 17 Maret 202629 Ramadan 1447 Hijriah: Kamis, 19 Maret 2026
(*)
Artikel Asli




