Ini Tanda-tanda Balita Terkena Campak

mediaindonesia.com
11 jam lalu
Cover Berita

CAMPAK atau rubeola adalah infeksi saluran pernapasan yang sangat menular disebabkan oleh virus. Pada balita, kondisi ini memerlukan perhatian serius karena sistem kekebalan tubuh mereka yang masih berkembang. Mengenali tanda-tanda balita terkena campak sejak dini sangat krusial untuk mencegah komplikasi berbahaya seperti dehidrasi berat, infeksi telinga, hingga pneumonia.

Gejala dan Tanda-tanda Balita Terkena Campak

Gejala campak biasanya muncul dalam dua tahap utama sebelum akhirnya ruam menyebar ke seluruh tubuh. Berikut adalah rinciannya:

1. Gejala Awal (Fase Prodromal)

Sebelum ruam merah muncul, balita akan mengalami gejala yang mirip dengan flu selama 2 hingga 4 hari:

Baca juga : Pemerintah Gelar Imunisasi Campak di 102 Daerah jelang Lebaran

  • Demam yang semakin tinggi setiap harinya.
  • Batuk pilek dan bersin-bersin.
  • Mata merah, berair, dan terlihat bengkak (konjungtivitis).
  • Bercak Koplik: Munculnya bintik-bintik putih kecil seperti butiran garam di area dalam pipi. Ini adalah tanda spesifik campak yang muncul sebelum ruam kulit.
2. Munculnya Ruam Merah

Setelah fase awal, ruam mulai muncul dan menyebar dengan pola yang khas:

  • Dimulai dari area wajah, belakang telinga, dan sepanjang garis rambut.
  • Menyebar ke bawah menuju leher, lengan, dada, hingga ke kaki.
  • Ruam berupa bintik merah yang terkadang menyatu menjadi bercak besar.
  • Sering disertai dengan kenaikan suhu tubuh yang sangat drastis saat ruam pertama kali muncul.
Penyebab Campak pada Balita

Penyebab utama campak adalah virus dari keluarga paramyxovirus. Virus ini menular melalui droplet atau percikan air liur saat penderita batuk, bersin, atau berbicara. Perlu diketahui bahwa virus campak sangat persisten; virus dapat bertahan di udara atau di permukaan benda selama lebih dari dua jam.

Balita yang belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap memiliki risiko tertinggi tertular campak jika berada di lingkungan yang terinfeksi.

Baca juga : Bahaya Campak, Jangan asal Sentuh Anak saat Lebaran

Cara Mengatasi dan Mengobati Campak

Karena disebabkan oleh virus, campak tidak bisa diobati dengan antibiotik. Fokus pengobatan adalah mendukung sistem imun anak untuk melawan virus tersebut:

  1. Cukupi Kebutuhan Cairan: Berikan ASI, air putih, atau larutan elektrolit untuk mencegah dehidrasi akibat demam dan keringat.
  2. Pemberian Vitamin A: Berdasarkan rekomendasi IDAI dan WHO, pemberian suplemen Vitamin A sangat penting untuk mencegah kerusakan mata dan menurunkan risiko kematian akibat komplikasi campak.
  3. Obat Penurun Demam: Gunakan parasetamol sesuai dosis anjuran dokter untuk membuat anak merasa lebih nyaman.
  4. Isolasi Mandiri: Jauhkan balita dari anak-anak lain atau orang dewasa yang belum divaksin selama minimal 4 hari setelah ruam muncul.
Langkah Pencegahan Utama

Pencegahan terbaik dan paling efektif adalah melalui Imunisasi. Di Indonesia, jadwal imunisasi rutin untuk mencegah campak adalah:

  • Imunisasi MR/MMR dosis pertama pada usia 9 bulan.
  • Imunisasi MR/MMR dosis kedua (booster) pada usia 18 bulan.
  • Imunisasi lanjutan saat anak memasuki usia sekolah dasar (BIAS).

Tanda-tanda balita terkena campak seringkali diawali dengan demam tinggi dan batuk pilek sebelum akhirnya muncul ruam merah yang khas. Dengan deteksi dini dan pemberian nutrisi serta hidrasi yang baik, sebagian besar balita dapat pulih sepenuhnya. Namun, pastikan jadwal vaksinasi anak tetap tepat waktu sebagai perlindungan jangka panjang yang paling aman. (Z-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Turnamen WTA 1000 Miami Open
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Menteri ESDM Bahlil Minta Masyarakat Tidak Beli BBM Berlebihan: Stok Kita Aman
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Bandar Narkoba Jaringan Ko Erwin di Bima Ditangkap
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kai Havertz Jadi Penyelamat Arsenal! Penalti Menit Akhir Paksa Leverkusen Bermain Imbang
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
BNN Sebut Tramadol Bukan Narkotika: Pengawasan Ada di BPOM, Penindakan BNN
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.