Penulis: Krisafika Taraisya Subagio
TVRINews, Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan masyarakat untuk mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik Lebaran 2026.
Ia menegaskan, keselamatan harus menjadi prioritas utama bagi para pemudik. Pesan tersebut disampaikan AHY saat memberikan sambutan acara pelepasan kru liputan Mudik Asyik 2026 di kantor LPP TVRI, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.
"Nomor satu adalah keselamatan. Tidak ada yang lebih penting dari itu. Buat apa buru-buru, kejar-kejaran kalau mengakibatkan kecelakaan. Untuk dirinya, keluarganya, juga orang lain yang menggunakan jalan. Hati-hati itu lebih penting," kata AHY dalam acara pelepasan kru liputan Mudik Asyik 2026 di kantor LPP TVRI, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2026.
Menurutnya, pemudik tidak perlu memaksakan perjalanan jika kondisi tubuh lelah. Ia mengingatkan bahwa kelelahan saat berkendara dapat memicu microsleep yang berbahaya dan berpotensi menyebabkan kecelakaan.
Kemudian, AHY juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan rest area atau tempat istirahat yang tersedia di sepanjang jalur mudik. Beristirahat sejenak dinilai penting untuk menjaga konsentrasi pengemudi selama perjalanan.
"Kalau ada yang jenuh atau merasa lelah, dianjurkan untuk berhenti di titik-titik rest area. Microsleep itu bahaya. Sepersekian detik saja bisa langsung menabrak atau keluar jalur," ucapnya.
Ia menambahkan, kehati-hatian jauh lebih penting dibandingkan terburu-buru sampai di kampung halaman. Menurutnya, kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga dapat membahayakan pengguna jalan lainnya.
Dalam kesempatan itu, AHY berharap angka kecelakaan lalu lintas selama mudik Lebaran tahun ini dapat menurun dibandingkan tahun sebelumnya, termasuk jumlah kecelakaan dengan korban fatal.
Selain itu, ia juga meminta kru liputan mudik yang bertugas di berbagai daerah untuk turut menyampaikan pesan keselamatan kepada masyarakat agar perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar.
Editor: Redaksi TVRINews





