Senangnya Bisa Beli Baju Lebaran

kompas.id
12 jam lalu
Cover Berita

Suasana kegembiran jelas terlihat dari anak-anak yang merupakan anak yatim, anak piatu, maupun yatim piatu di Rumah Makan Tanah Djawa, Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (12/3/2026). Melalui pengeras suara, panitia berkali-kali mengimbau agar anak-anak duduk dengan rapi. Walakin, beberapa dari mereka memilih berlarian bersama teman-temannya. Mungkin mereka merasa bosan menunggu waktu keberangkatan Belanja Ceria Baju Lebaran Anak Langit 2026. Suara riuh rendah anak yang bercanda juga terdengar bising.

”Siapa yang tidak tahan AC?” seorang panitia ketika anak-anak siap berangkat. Anak-anak yang menunjuk tangan pun dipisah untuk kemudian diberangkatkan secara berkelompok dengan menggunakan sebuah bus. Hari itu anak-anak yang diundang sebanyak 60 orang.

Rombongan menuju ke pusat perbelanjaan Ramayana yang berjarak sekitar 15 menit dari tempat berkumpul. Setibanya di sana, mereka dibagi dalam beberapa kelompok untuk memudahkan anak-anak berbelanja. Setiap kelompok terdiri dari lima hingga tujuh orang dengan didampingi oleh satu panitia.

Anwar, salah seorang panitia, menjelaskan bahwa kegiatan Belanja Ceria Baju Lebaran Anak Langit merupakan kegiatan rutin setiap tahun dan sudah memasuki tahun kelima. ”Kegiatan ini datang dari kami dengan dibantu berbagai donatur agar anak-anak yang tanpa orangtua, baik itu tanpa ibu, ayah, atau keduanya, dapat merasakan kebahagiaan Lebaran, salah satunya menggunakan baju baru. Jadi, setiap anak dapat uang Rp 300.000 untuk dibelanjakan barang apa pun yang mereka mau,” ujar Anwar di tengah memantau kegiatan.

Menjajal baju pilihan bersama teman. (KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA)

Menjajal celana pilihan sendiri. (KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA)

Baju untuk lebaran (KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA)

Salah satu peserta, Syahrul, tampak mengagumi satu celana panjang warna khaki. Namun, dirinya ragu dan langsung mencari label harga. Di label tertera harga Rp 180.000. Namun, sebelum ia meletakkan kembali, seorang panita meminta Syahrul untuk menjajal celana.

”Wah, cocok sekali, ambil aja, kan, masih ada sisa uangnya,” ujar salah satu panitia pendamping. Syahrul pun tampak bahagia dengan pilihannya. ”Akan saya pakai nanti Lebaran. Sisanya untuk beli sandal saja,” ujarnya.

Peserta lainnya, Erlangga Amsyar Rizki, memilih membeli sepatu dan kemeja. Sepatu warna hitam yang dia pilih berbahan kain kanvas dengan sol karet warna putih. Beberapa kali ia memandangi sepatu yang tersimpan dalam kotaknya. ”Keren sekali,” ujar Erlangga yang merupakan anak yatim.

Bagi mereka, anak-anak yatim atau yatim piatu, mempunyai baju baru untuk Lebaran merupakan kebahagiaan yang amat sangat besar. Meski demikian, kebahagiaan yang lebih besar justru terletak dari kepedulian para donatur yang seolah tidak ada habis-habisnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Masuk di Klaster Dana Pendidikan, Anggaran MBG Tak Bisa Diotak-Atik
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
Kesalahan Saat Berbuka Puasa yang Sering Dilakukan
• 17 jam lalubeautynesia.id
thumb
Suzuki Ungkap Sebab Lonjakan Penjualan Carry Bulan Lalu
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
DPR Mulai Bahas RUU Hukum Perdata Internasional, Pakar Singgung soal Konser
• 17 jam laludetik.com
thumb
Ancol Gelar Festival Raya Kemenangan saat Libur Lebaran, Ada Kembang Api hingga Konser
• 10 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.