Minyak Dunia Kembali Melonjak, Saham Batu Bara dan CPO Berpotensi Cuan

idxchannel.com
10 jam lalu
Cover Berita

Lonjakan harga minyak dunia kembali menjadi perhatian pasar setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat.

Minyak Dunia Kembali Melonjak, Saham Batu Bara dan CPO Berpotensi Cuan (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Lonjakan harga minyak dunia kembali menjadi perhatian pasar setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah meningkat. 

Harga minyak Brent untuk kontrak Mei 2026 tercatat melonjak sekitar 6,7 persen ke level USD98,1 per barel pada Kamis (12/3/2026) sore.

Baca Juga:
Bursa Asia Tertekan, Minyak Melonjak Lagi usai Serangan Iran di Teluk

Kenaikan tersebut dipicu oleh dua perkembangan utama di tengah eskalasi konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Di mana International Energy Agency (IEA) sepakat melepas cadangan minyak strategis sebesar 400 juta barel pada Rabu (11/3/2026). Jumlah tersebut menjadi pelepasan cadangan minyak terbesar dalam sejarah organisasi tersebut dan ditujukan untuk meredam lonjakan harga minyak global.

Baca Juga:
Raksasa Minyak Aramco Cetak Laba Rp1.700 Triliun pada 2025

Namun, sentimen pasar masih dibayangi risiko gangguan pasokan setelah insiden keamanan di jalur perdagangan energi utama dunia.

Pada hari yang sama, tiga kapal dilaporkan terkena proyektil di wilayah Selat Hormuz dan Teluk Persia. Insiden ini terjadi setelah Garda Revolusi Iran menyatakan menembaki kapal-kapal yang dianggap tidak mematuhi perintah mereka.

Baca Juga:
Harga CPO Naik 2 Hari di Tengah Penguatan Minyak Dalian dan Chicago

Juru bicara militer Iran, Ebrahim Zolfaqari menegaskan, negaranya tidak akan mengizinkan pengiriman minyak menuju Amerika Serikat, Israel, dan sekutunya. Dia bahkan memperingatkan harga minyak berpotensi melonjak hingga USD200 per barel.

Menurut Stockbit, Kamis (12/3/2026) kenaikan harga minyak menunjukkan bahwa pasar masih mencemaskan prospek pasokan energi global. 

Baca Juga:
Harga Minyak Mentah Melonjak, Ojol Bermotor Listrik Tak Lagi Khawatir BBM

Penutupan Selat Hormuz berpotensi mengganggu aliran sekitar 20 juta barel minyak per hari atau sekitar seperlima perdagangan minyak dunia.

Meski pelepasan cadangan oleh IEA menjadi yang terbesar dalam sejarah, volumenya masih relatif kecil dibandingkan potensi gangguan pasokan tersebut. 

Baca Juga:
Iran Jaga Ketat Selat Hormuz, Harga Minyak Diproyeksi Tembus USD200 per Barel

Analisis dari Macquarie Group memperkirakan total pelepasan cadangan minyak IEA itu hanya setara sekitar 16 hari volume minyak yang melewati Selat Hormuz.

Selain itu, pasar juga masih menunggu kejelasan mengenai jadwal dan laju pelepasan harian cadangan minyak tersebut.

Secara keseluruhan, negara-negara anggota IEA memiliki cadangan minyak sekitar 1,2 miliar barel, di luar persediaan komersial wajib sebesar 600 juta barel.

Stockbit menilai, terdapat dua faktor yang berpotensi menormalkan harga minyak. Pertama, intervensi pasokan melalui pelepasan cadangan minyak strategis. Kedua, demand destruction atau penurunan permintaan akibat kebijakan suku bunga yang lebih ketat.

Bagi Indonesia, lonjakan harga minyak berpotensi menekan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Semakin lama harga minyak bertahan di level tinggi, pemerintah berisiko menghadapi pilihan sulit antara menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) atau melakukan penyesuaian belanja negara.

Di sisi lain, kenaikan harga minyak secara historis sering diikuti oleh kenaikan harga komoditas energi dan perkebunan lain seperti batu bara dan minyak kelapa sawit (CPO), yang merupakan dua komoditas ekspor utama Indonesia.

Dalam skenario harga minyak tinggi berkepanjangan, saham sektor komoditas dinilai dapat menjadi pilihan investor, di antaranya PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) di sektor batu bara, serta PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) dan PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) di sektor CPO.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ucapan Aktor China Zhang Linghe Dianggap Rasis, Fans Asia Tenggara Marah
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
Arab Saudi Gagalkan Serangan 2 Drone ke Kilang Minyak Shaybah
• 16 jam lalukumparan.com
thumb
BPH Migas Pastikan Pasokan LPG Nasional Aman Selama Ramadan dan Idulfitri
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
PSSI Beri Sinyal, Striker Eropa Berdarah Depok Ini Dikabarkan Selangkah Lagi Bela Timnas Indonesia
• 12 jam lalutvonenews.com
thumb
Bandara Batam proyeksi 280 ribu penumpang saat Angkutan Lebaran 2026
• 19 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.