Menko Polkam Minta Pemudik Tak Berhenti di Pinggir Tol: Akan Hambat Arus Lalin

kumparan.com
8 jam lalu
Cover Berita

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal (Purn), Djamari Chaniago, meminta masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026 untuk disiplin selama di perjalanan, termasuk tidak berhenti di pinggir jalan tol karena dapat menghambat arus lalu lintas.

Djamari juga menyampaikan pengamanan mudik Lebaran merupakan tugas bersama berbagai instansi, tidak hanya satu lembaga. Sejumlah institusi mulai dari TNI, Polri, Kementerian Perhubungan hingga lembaga lain turut dilibatkan.

“Hal seperti ini harus disadari bahwa begitu besar tekad kami untuk memberikan keamanan dan kenyamanan para pemudik baik yang menuju pulang kampung maupun balik mudik kembali tugasnya ke jakarta,” katanya usai menghadiri apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2026 di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

“Kami harapkan perjalanan ini atau tugas ini akan bisa lancar, sangat lancar, sangat aman apabila pengguna jalan maupun fasilitas dalam rangka mudik juga disiplin,” lanjut dia.

Djamari menegaskan kelancaran mudik tidak hanya bergantung pada petugas, tetapi juga pada kedisiplinan para pengguna jalan.

Ia mengingatkan pemudik agar memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, seperti rest area, dan tidak berhenti sembarangan di jalan tol.

“Disiplin menggunakan rest area misalnya, disiplin untuk tidak berhenti di jalan tol di pinggir, itu akan [bisa] menghambat arus lalu lintas dan itu akan merugikan semua,” ucapnya.

Ia berharap seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun arus balik.

“Semoga, apa yang sudah kami siapkan bisa memberikan keamanan dan kenyamanan para masyarakat kita yang akan mudik dan kembali mudik,” ujarnya.

Sebelumnya, Polri menggelar apel pasukan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan mudik Lebaran dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan apel tersebut merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel serta sarana dan prasarana dalam pengamanan mudik.

“Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergisitas lintas sektoral dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026,” kata Sigit.

“Sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” sambungnya.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 161.243 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan berbagai instansi lainnya disiagakan untuk mengamankan periode mudik dan arus balik Lebaran tahun ini.

Apel tersebut turut dihadiri Panglima TNI Jenderal Agus Subianto, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Wakapolri Komjen Pol Dedy Prasetyo, Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, serta sejumlah pejabat utama TNI-Polri dan pemangku kepentingan terkait.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Apa Kelebihan Eliano Reijnders sehingga Bisa Gantikan Miliano Jonathans di Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Foto: 6 Orang Tewas Akibat Seorang Pria Bakar Diri Picu Bus Terbakar di Swiss
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Perjalanan Mudik di Sulsel Ditemani Hujan, Waspada Banjir dan Longsor 
• 1 jam lalukompas.id
thumb
Janice Tjen Masuk Daftar Pemain Turnamen WTA 1000 Miami Open
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Maissy Buka Suara Soal Isu Perselingkuhan Suaminya dengan Koas
• 33 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.