Setuju MotoGP Beralih ke 850cc, Marc Marquez: Lebih Aman, Tapi Belum Tentu Lebih Lambat

tvonenews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Pembalap Ducati, Marc Marquez, menilai keputusan MotoGP untuk beralih ke mesin 850cc mulai musim 2027 sebagai langkah yang tepat. 

Namun, juara dunia bertahan itu memprediksi catatan waktu putaran (lap time) kemungkinan tidak akan jauh berbeda, bahkan bisa lebih cepat dibandingkan era mesin 1000cc saat ini.

Marc Marquez
Sumber :
  • MotoGP

Perubahan regulasi teknis tersebut bertujuan menurunkan kecepatan puncak motor yang saat ini dapat menembus lebih dari 360 km/jam. Menurut Márquez, kecepatan setinggi itu tidak lagi diperlukan untuk meningkatkan tontonan dan justru menambah risiko bagi para pembalap.

Dalam wawancara dengan sponsor Estrella Galicia 0,0, Márquez menjelaskan bahwa perubahan aturan teknis merupakan keputusan bersama antara pihak kejuaraan dan asosiasi pabrikan.

“Ketika ada aturan teknis baru, keputusan itu diambil oleh kejuaraan bersama MSMA (asosiasi pabrikan),” kata Márquez.

“Mereka memutuskan untuk mengurangi kapasitas mesin, dan saya setuju dengan itu, terutama karena di banyak sirkuit kami sudah mendekati 360 km/jam.”

Menurutnya, kecepatan tersebut tidak memberikan nilai tambah bagi pertunjukan balap dan justru meningkatkan risiko kecelakaan.

“Saya pikir itu adalah kecepatan yang tidak perlu untuk tontonan, dan itu meningkatkan risiko secara signifikan,” ujarnya.

Selain faktor kecepatan, Márquez juga menyoroti masalah area run-off di beberapa sirkuit yang mulai terasa terlalu sempit karena motor datang dengan kecepatan yang semakin tinggi.

“Ada masalah lain juga: area run-off di banyak sirkuit mulai terasa terlalu kecil karena pembalap datang ke titik itu dengan lebih cepat.”

“Kami membutuhkan area run-off yang besar, karena jika terjadi sesuatu yang salah, dinding pembatas akan terasa semakin dekat.”

Lap Time Diprediksi Tak Banyak Berubah

Meski kapasitas mesin akan diperkecil menjadi 850cc, regulasi baru MotoGP juga akan melarang penggunaan perangkat ride-height device, mengganti pemasok ban dari Michelin ke Pirelli, serta menetapkan batasan baru pada aerodinamika.

Namun, Márquez menilai perubahan tersebut belum tentu membuat catatan waktu putaran menjadi lebih lambat.

“Apa yang mereka lakukan adalah menyesuaikan motor untuk mencoba mengurangi kecepatan puncak, tetapi saya pikir catatan waktu di banyak sirkuit akan sangat mirip, atau bahkan lebih cepat,” kata Márquez.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Karmia Krissanty Tandjung Nasution, Putri Akbar Tandjung yang Meninggal Dunia
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Video: Pramono Resmikan Transjabodetabek Blok M - Soetta
• 11 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Polresta dan 27 Polsek di Banyumas Disiapkan Jadi Tempat Titip Sepeda Motor Pemudik
• 16 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Rekomendasi Film Buat Nonton Bareng Keluarga Saat Lebaran
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
RI Siap Ekspor Beras ke Malaysia hingga Papua Nugini
• 16 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.