Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada

suara.com
7 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, bersumpah membalas kematian keluarga akibat serangan udara AS dan Israel.
  • Khamenei mengancam akan menutup Selat Hormuz dan mengaktifkan front baru jika perang berlanjut.
  • Iran menuntut ganti rugi dari AS dan Israel atau akan menghancurkan aset mereka sebagai pembalasan.

Suara.com - Pemimpin tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei, akhirnya merilis pernyataan pertama setelah beredar kabar dirinya koma dan mengalami amputasi kaki akibat serangan udara AS–Israel.

Dalam pesan yang dibacakan televisi pemerintah, ia bersumpah akan membalas kematian keluarganya dan mengancam menutup Selat Hormuz.

Pesan panjang itu dibacakan oleh penyiar TV Iran dengan menampilkan foto Khamenei di layar.

“Saya pastikan kita tidak akan menahan diri untuk membalas darah para syuhada,” kata Khamenei seperti dilansir Aljazeera

“Balasan kami tidak hanya atas gugurnya pemimpin revolusi, tetapi setiap warga yang terbunuh akan menjadi bagian dari berkas pembalasan.”

Khamenei juga menyinggung serangan yang menewaskan ayahnya, Ali Khamenei, serta anggota keluarganya dalam serangan udara di awal perang.

Mojtaba Khamenei (Jerusalem post)

Mojtaba menegaskan Iran akan menuntut ganti rugi dari Amerika Serikat dan Israel.

“Jika mereka menolak, kami akan mengambil dari aset mereka sesuai yang kami anggap pantas. Jika tidak bisa, kami akan menghancurkan aset mereka dalam jumlah yang sama,” ujarnya.

Dalam pernyataan tersebut, Khamenei mengancam akan terus menggunakan tuas penutupan Selat Hormuz, jalur utama pengiriman energi dunia.

Baca Juga: Meluruskan Fakta: Benarkah Abu Janda Mengajak Perang dengan Malaysia?

Mojtaba juga mengatakan Iran menyiapkan front baru yang bisa membuat musuh “sangat rentan”.

“Tuas penutupan Selat Hormuz harus terus digunakan. Front lain juga sedang dipelajari dan akan diaktifkan jika perang berlanjut,” katanya.

Pernyataan ini muncul setelah rumor beredar bahwa Khamenei koma dan dirawat di rumah sakit di Teheran.

Sumber anonim mengklaim satu atau dua kakinya diamputasi dan organ dalamnya rusak akibat serangan.

Namun sumber lain di Iran membantah kabar tersebut dan menyebut ia hanya mengalami luka ringan.

Disebutkan Khamenei saat ini berada di lokasi rahasia dengan pengamanan ketat.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Abu Janda, Pegiat Medsos yang Diusir dari Program Acara TV
• 3 jam lalugrid.id
thumb
Tren Nama Anak Gen Alpha di RI: Inara–Al Fatih
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Iran Buka Peluang Dialog dengan AS, Tapi Ajukan 3 Syarat
• 15 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Soroti Rencana Taklimat Prabowo, Pakar UGM Berikan Sejumlah Poin Penting untuk Disampaikan
• 18 jam lalusuara.com
thumb
6 Ruas Tol Gratis saat Mudik Lebaran 2026, Tersebar di Trans Jawa dan Trans Sumatera
• 12 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.