JAKARTA, KOMPAS.TV - Pengamat ekonomi dari Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan, menilai tekanan ekonomi global berpotensi membuat defisit anggaran Indonesia melewati batas tiga persen dari produk domestik bruto.
Batas tersebut selama ini menjadi patokan disiplin fiskal pemerintah.
Menurut Anthony, jika kondisi tersebut terjadi, pemerintah hanya memiliki tiga strategi utama untuk mengatasinya.
“Cara mengatasi defisit itu hanya ada tiga: menaikkan pendapatan, mengurangi pengeluaran, atau menambah utang,” katanya.
Namun untuk jangka pendek, menaikkan penerimaan negara dinilai bukan langkah yang mudah dilakukan.
Apalagi pemerintah sebelumnya menargetkan rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto meningkat hingga 15 hingga 16 persen dalam jangka panjang.
Faktanya, rasio penerimaan pajak terhadap PDB justru mengalami penurunan pada 2025.
Karena itu, menurut Anthony, kenaikan pendapatan negara dalam waktu dekat hanya mungkin terjadi jika harga komoditas ekspor Indonesia ikut melonjak.
Strategi ekonomi yang tepat, dinilai menjadi kunci bagi Indonesia untuk mencegah krisis di tengah ketidakpastian global akibat konflik Iran, Amerika Serikat, dan Israel.
Bagaimana menurut Anda?
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/X3mKcJSGjDU
#iran #israel #indonesia
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi Anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah Lebih Dekat, Satu Langkah Makin Terpercaya!
Penulis : Elisabeth-Widya-Suharini
Sumber : Kompas TV
- ekonomi
- krisis
- indonesia
- strategi
- perang
- iran





