BMKG Imbau Masyarakat Maluku Utara Waspadai Hujan Lebat hingga 18 Maret 2026

mediaindonesia.com
6 jam lalu
Cover Berita

BADAN Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi peningkatan curah hujan di wilayah Maluku Utara selama periode 12-18 Maret 2026.

Petugas Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Baabullah Ternate, Muhammad Dzikrie saat dihubungi dari Ternate, Kamis, mengatakan dinamika atmosfer dalam skala global, regional dan lokal masih memberikan pengaruh signifikan terhadap kondisi cuaca di Indonesia, termasuk Maluku Utara.

Menurutnya, pada skala global indeks ENSO di wilayah Nino 3.4 tidak terlalu berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif. Namun nilai Southern Oscillation Index (SOI) terpantau positif dan aktif secara spasial sehingga berdampak pada peningkatan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah Indonesia bagian timur.

Baca juga : BMKG Peringatkan Potensi Hujan Lebat di Maluku Utara hingga 2 Februari 2026

Selain itu, lanjutnya, terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.

"Hal tersebut menyebabkan penumpukan massa udara yang berperan dalam pembentukan awan hujan konvektif," jelas Dzikrie.

Secara umum kondisi cuaca di Maluku Utara selama periode 12-18 Maret 2026 diprakirakan didominasi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.

Baca juga : Awal Musim Hujan, Waspadai Peningkatan Intensitas Curah Hujan

Namun masyarakat perlu mewaspadai potensi peningkatan curah hujan dengan intensitas sedang yang dapat terjadi secara fluktuatif pada pagi, siang atau sore, malam hingga dini hari.

BMKG juga mengingatkan kemungkinan dampak turunan dari fenomena hidrometeorologi tersebut seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, berkurangnya jarak pandang, serta angin kencang.

Adapun prakiraan cuaca secara rinci diantaranya pada 12-13 Maret 2026 potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Maluku Utara seperti di Kabupaten Pulau Morotai, Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Barat, Kota Ternate, Kota Tidore Kepulauan, Kabupaten, Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, dan Kabupaten Pulau Taliabu.

Kemudian pada 14-15 Maret 2026 potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Maluku Utara.

Lalu pada 16-18 Maret 2026 potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprakirakan terjadi di wilayah Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Pulau Taliabu dan sekitarnya.

BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk memastikan kesiapan infrastruktur serta sistem tata kelola sumber daya air guna mengantisipasi peningkatan curah hujan.

Selain itu, masyarakat juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi dengan menjaga kebersihan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, serta memperkuat gotong royong di lingkungan masing-masing.

"Masyarakat juga diharapkan terus mengikuti informasi cuaca resmi dari Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate," kata Dzikrie. (Ant/Z-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pimpin Apel Operasi ketupat, Kapolri Instruksikan Jajaran Wujudkan Mudik Aman
• 11 jam lalurctiplus.com
thumb
Pemberdayaan Perempuan Picu Dampak Berantai
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Doa yang Harus Dibaca Ketika Menerima Zakat Fitrah dan Zakat Maal
• 19 jam lalutheasianparent.com
thumb
Transisi Energi, PLN IP Siapkan 268 Proyek Pembangkit Total 30,2 GW
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Pria di Kalbar Aniaya Tetangga, Vonis Hakim: Silaturahmi Lebaran ke Rumah Korban
• 14 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.