Perburuan Ilegal Ancam Populasi, Pemerintah Siapkan Aturan Khusus Lindungi Gajah

disway.id
7 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Presiden Prabowo Subianto tengah menyiapkan instruksi presiden (Inpres) terkait penyelamatan habitat dan populasi gajah Sumatera serta gajah Borneo.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan bahwa selain Inpres penyelamatan gajah, Presiden juga menyiapkan satu Keputusan Presiden (Kepres) yang akan membentuk satuan tugas khusus untuk inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional.

“Pertama, Bapak Presiden sedang menyiapkan satu Inpres dan satu Kepres. Inpres pertama adalah Inpres tentang penyelamatan populasi dan habitat gajah Sumatera dan gajah Borneo. Yang kedua, satgas inovasi pembiayaan pengelolaan taman nasional kita,” ujar Raja Juli Antoni usai bertemu Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 12 Maret 2025.

BACA JUGA:Polda Riau Bongkar Sindikat Perburuan Gajah Sumatera, 15 Tersangka Ditangkap dan 3 DPO

Menurut Raja Juli, Inpres tersebut menjadi langkah penting untuk menyelamatkan populasi gajah yang saat ini menghadapi ancaman serius akibat menyusutnya habitat alami mereka.

Ia menegaskan bahwa tanpa intervensi serius dari pemerintah, kerusakan habitat gajah berpotensi semakin meluas dan mengancam keberlangsungan spesies tersebut.

“Dan kalau tidak ada intervensi yang serius oleh pemerintah, maka kerusakan kantong-kantong gajah ini adalah sebuah keniscayaan. Dan oleh karena itu populasi gajah sebagai salah satu satwa yang dilindungi dan merupakan ikonik spesies di Indonesia tidak menutup kemungkinan akan punah,” ujar Raja Juli.

BACA JUGA:Cium Bau Busuk, Warga Temukan Gajah Sumatra Tewas Tanpa Kepala di Pelalawan Riau, Polisi Pastikan Usut Tuntas!

Melalui Inpres tersebut, Presiden Prabowo akan memberikan arahan kepada sejumlah kementerian terkait untuk mendukung Kementerian Kehutanan dalam upaya penyelamatan populasi gajah, termasuk dengan membangun koridor habitat yang memungkinkan pergerakan gajah antarwilayah.

Selain itu, pemerintah juga akan membangun koridor di dalam kawasan kantong gajah guna memperluas daya jelajah satwa sekaligus mencegah terjadinya perkawinan sedarah yang dapat mengancam keberlanjutan populasi.

“Contohnya di HGU yang sudah terbit, sawit yang terbit di Sumatra akan dibentuk apa yang disebut sebagai area preservasi. Area preservasi yaitu sebuah wilayah yang memungkinkan ada koridor gajah antarkantong tadi sehingga gajah ini dapat bergerak dari satu kantong ke kantong yang lain,” jelas Raja Juli.

BACA JUGA:Cium Bau Busuk, Warga Temukan Gajah Sumatra Tewas Tanpa Kepala di Pelalawan Riau, Polisi Pastikan Usut Tuntas!

Dalam kesempatan tersebut, Raja Juli juga menyinggung langkah konkret Presiden Prabowo dalam mendukung pelestarian habitat gajah, termasuk dengan menyerahkan lahan miliknya seluas 90 ribu hektare untuk konservasi.

Selain kebijakan terkait konservasi gajah, Presiden Prabowo juga menyiapkan Keppres untuk membentuk Satgas Inovasi Pembiayaan dan Pengelolaan Taman Nasional.

Satgas tersebut bertujuan mendorong model pendanaan yang lebih berkelanjutan bagi pengelolaan taman nasional di Indonesia.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mitratel Gandeng ZTE untuk Pengembangan Teknologi Jaringan Telekomunikasi
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Sukses Hajar Bali United, Milomir Seslija Tegaskan Persis Makin Tak Terbendung: Bukti Laskar Sambernyawa Punya Kualitas
• 5 jam lalubola.com
thumb
BRI Siapkan Rp 25 Triliun untuk Antisipasi Kebutuhan Uang Tunai Lebaran
• 22 jam lalurepublika.co.id
thumb
Melawan Malas saat Ramadan
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kapolri Tekankan Soliditas Kunci Keberhasilan Operasi Ketupat 2026
• 12 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.