Mojtaba Khamenei Perintahkan Pasukan Iran Tetap Tutup Selat Hormuz

detik.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Pemimpin baru tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, memerintahkan pasukannya untuk tetap menutup Selat Hormuz. Ia meminta jajarannya serius memblokade Selat Hormuz dari kapal-kapal yang melintas.

Dilansir AFP, Kamis (12/3/2026), pernyataan tersebut disampaikan Mojtaba Khamenei setelah berhari-hari tak muncul ke publik karena disebut terluka terkena serangan udara. Ia menyampaikan pernyataannya dengan tegas.

"Pengungkit untuk memblokir Selat Hormuz harus benar-benar digunakan," kata Khamenei tentang jalur air yang biasanya dilalui seperempat perdagangan minyak dunia melalui laut.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Bersumpah Balas Dendam ke AS dan Israel: Ini Prioritas!

Tak hanya itu, Mojtaba Khamenei, yang ayahnya dan pendahulunya, Ali Khamenei, tewas dalam gelombang pertama serangan AS-Israel di awal perang, menyerukan balas dendam. Ia meminta negara-negara Teluk menutup pangkalan militer AS mereka.

"Saya bersumpah untuk membalas darah anak-anak dan cucu-cucu kita," tegas dia.

Garda Revolusi Iran lantas bereaksi atas pernyataan Mojtbaka. Komandan Angkatan Laut Alireza Tangsiri memastikan akan memberikan pukulan keras kepada AS dan Israel sembari tetap menutup Selat Hormuz.

"Sebagai tanggapan atas perintah panglima tertinggi, kami akan memberikan pukulan terkeras kepada musuh agresor sambil mempertahankan strategi penutupan Selat Hormuz," ucap dia.

Sebagai informasi, di bawah serangan Iran, pengiriman di sekitar Selat Hormuz hampir terhenti selama beberapa hari. Sejumlah kapal yang mencoba melintas pun menjadi sasaran di Teluk di lepas pantai Uni Emirat Arab dan Irak tersebut.

Trump menghadapi tekanan politik yang hebat seiring meningkatnya dampak ekonomi global akibat krisis, dan ia berulang kali memberikan pesan yang membingungkan tentang kapan kampanye udara AS mungkin akan berakhir.

Baca juga: Trump Persilakan Iran Main di Piala Dunia, tapi Ingatkan Keselamatan Nyawa

Saat harga minyak melonjak di atas $100 per barel, Trump menulis di media sosial bahwa "yang jauh lebih menarik dan penting bagi saya, sebagai Presiden, adalah menghentikan Kekaisaran jahat, Iran, agar tidak memiliki Senjata Nuklir, dan menghancurkan Timur Tengah dan, memang, Dunia."




(maa/jbr)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Elkan Baggott Kembali ke Timnas! Bisa Jadi Jalan Berkarier di Super League: Ikut Jordi Amat ke Persija atau Gabung Persib Bandung
• 15 jam laluharianfajar
thumb
FIFA Apresiasi Kemajuan Sepak Bola Indonesia
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
Sosok Guru Ngaji RI yang Dijuluki Pahlawan Penyelamat Al Quran
• 3 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Mobil Sigra Parkir Sembarangan di Tikungan Jalan Tangerang, Warga Tak Tahu Pemiliknya
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Produk Warga Binaan Laris Manis di Bazar Ramadan Ditjenpas
• 9 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.