Ambon: Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ambon, Maluku menyiagakan empat pos pengamanan. Tujuannya untuk mengantisipasi potensi kebakaran selama perayaan Idulfitri 1 Syawal 1447 Hijriah.
"Langkah tersebut dilakukan guna memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan kondusif di Kota Ambon,” kata Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon Yanes Leunussa, dikutip dari Antara, Kamis, 12 Maret 2026.
Ia mengatakan, seluruh personel, armada, dan peralatan telah disiapkan untuk mendukung pengamanan selama momentum Lebaran.
Baca Juga :
Masyarakat Diingatkan Matikan Listrik dan Kompor saat Mudik Lebaran“Pada dasarnya kami sangat siap. Tahun ini Damkar menyiapkan empat pos yang akan kami duduki. Semua pos dilengkapi sarana pendukung, mobil pemadam dalam kondisi siap, pasukan siap, dan seluruh peralatan juga siap digunakan,” ujarnya.
Menurut dia, keberadaan pos pengamanan tersebut bertujuan mempercepat respons petugas apabila terjadi kebakaran. Khususnya pada malam takbiran hingga Hari Raya Idulfitri.
Kepala Bidang Operasi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ambon Yanes Leunussa. ANTARA/Winda Herman
Selain kesiapan internal, Damkar juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Terutama yang dipicu penggunaan petasan atau kembang api di lokasi yang mudah terbakar.
“Masyarakat kami harapkan bisa mengantisipasi hal-hal yang berpotensi menimbulkan kebakaran, misalnya penggunaan petasan di tempat-tempat yang rawan. Hal itu bisa merugikan diri sendiri maupun orang lain,” katanya mengingatkan.
Ia menegaskan peran masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan selama perayaan Lebaran. Dengan kewaspadaan bersama, diharapkan perayaan Idulfitri dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh sukacita bagi seluruh warga Kota Ambon.
Damkar juga mengimbau masyarakat untuk memeriksa dan memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Hal ini penting dilakukan, terutama saat hendak mudik atau bersilaturahmi dengan keluarga.
“Jika terjadi keadaan darurat atau kebakaran, masyarakat diminta segera menghubungi petugas pemadam kebakaran agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan potensi kerugian dapat diminimalkan,” ucapnya.




