IHSG Melemah, Asing Ramai-Ramai Jual Deretan Saham Ini

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Ilustrasi Bursa Efek Indonesia (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia — Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih (net foreign sell) pada sejumlah saham di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Beberapa saham perbankan hingga komoditas menjadi yang paling banyak dilepas investor global di tengah koreksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menempati posisi teratas dalam daftar saham dengan penjualan bersih asing terbesar dengan nilai mencapai Rp153,6 miliar. Di posisi berikutnya terdapat Bank Negara Indonesia (BBNI) yang mencatat net foreign sell sebesar Rp129,2 miliar.

Selain saham perbankan, emiten energi dan pertambangan juga masuk dalam daftar saham yang paling banyak dilepas investor asing, seperti Medco Energi Internasional (MEDC) dan Vale Indonesia (INCO).


Selengkapnya, berikut 10 saham dengan net foreign sell terbesar pada perdagangan kemarin: 

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp153,6 miliar
  2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp129,2 miliar
  3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) - Rp82,9 miliar
  4. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Rp62,7 miliar
  5. PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) - Rp33,7 miliar
  6. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) - Rp29 miliar
  7. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) - Rp19,6 miliar
  8. PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) - Rp18,6 miliar
  9. PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) - Rp13,6 miliar
  10. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Rp12,8 miliar

Sementara itu, IHSG terkoreksi 0,37% atau melemah 27,28 poin ke level 7.362,12 pada akhir perdagangan sesi kedua kemarin.

Baca: OJK Buka Opsi Delisting Bagi Emiten Tak Mampu Penuhi Free Float 15%

Sebanyak 211 saham naik, 461 turun, dan 149 lainnya tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 13,38 triliun melibatkan 26,81 miliar saham dalam 1,61 juta kali transaksi. Kapitalisasi pasar pun turun jadi Rp 13.150 triliun

Mayoritas sektor perdagangan melemah dengan koreksi paling dalam dicatatkan oleh sektor infrastruktur, properti dan konsumer non primer. Adapun hanya sektor teknologi dan finansial yang menguat.

Saham emiten berkapitalisasi besar tercatat menjadi penggerak kinerja IHSG. Tercatat saham-saham yang menopang kinerja IHSG kemarin, termasuk DCII, BBCA, BMRI, BYAN, dan SMMA.

Sementara itu beban terbesar IHSG pada perdagangan hari ini adalah pelemahan saham BREN, DSSA, BRMS, VKTR dan MORA.


(mkh/mkh) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: Harga Minyak Terancam Tembus USD 200/barel Hingga IHSG Amblas

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Terbitkan Pedoman AI untuk Pendidikan, Siswa SD-SMA Dilarang Pakai ChatGPT
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Rahasia agar Mobil Listrik Lebih Efisien saat Mudik, Bukan Cuma soal Baterai
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Eks Menag Yaqut Cholil Quomas Ditahan KPK Kasus Kuota Haji: Saya Tidak Terima Sepeser pun
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Kata Dirut Pertamina Terkait Nasib 2 Kapalnya yang Masih Terjebak di Selat Hormuz
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Gadai Mas Nusantara Diversifikasi Agunan Non-Emas, Gadai Elektronik jadi Strateginya
• 20 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.