Apa yang Membuat Rismon Akhirnya Mengakui Keaslian Ijazah Jokowi? Ternyata...

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

SOLO, DISWAY.ID - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi), Rismon Hasiholan Sianipar akhirnya mengakui keaslian ijazah keluaran UGM yang ia teliti selama setahun. 

Tak hanya mengakui keaslian, Rismon juga mendatangi rumah Jokowi di Gang Kutai Utara 10, Sumber, Banjarsari, Solo. 

BACA JUGA:Ternyata ini Penyebab Cuaca Panas di Jakarta, Peralihan Musim Kemarau?

BACA JUGA:Cintanya Dikhianati saat Suami Selingkuh dengan Cindy Rizap, Maissy Ungkap Kondisi Batinnya saat Ini

Rismon menegaskan kedatangannya jelang warga berbuka puasa itu untuk meminta maaf kepada Jokowi.

Tak hanya minta maaf ke Jokowi, Rismon juga minta maaf ke publik perihal temuan terbarunya mengenai ijazah Jokowi. Permintaan maaf itu disebutnya sebagai bentuk tanggung jawab sebagai peneliti.

"Ya tentu, saya pun minta maaf kepada publik. Apalagi kepada pihak terkait seperti Bapak Joko Widodo. Itulah pertanggungjawaban seorang peneliti yang harus independen, yang siap dicerca, dihina dengan narasi-narasi sesuka mereka meskipun narasi mereka tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," katanya usai bertemu Jokowi, Kamis, 12 Maret 2026.

BACA JUGA:End Game! Rismon Akui Ijazah Jokowi Asli Usai Sowan ke Solo: Maafkan Saya..

Rismon mengatakan, bahwa dalam dua bulan terakhir dirinya melanjutkan penelitian mengenai ijazah Jokowi. Hasilnya, Rismon mendapatkan temuan baru dari ijazah tersebut.

"Pertama, saya dapati memang sejak gelar perkara ditunjukkan ijazah analog dari Bapak Joko Widodo. Terus saya kaji lagi apa yang saya amati di situ, bahwa ada emboss, ada watermarks. Jadi emboss dan watermarks ini menjadi objek kajian saya dan saya teliti memang tidak ada hologram," ungkapnya.

"Mungkin setelah saya kaji dengan beberapa objek ijazah lainnya di tahun yang sama dari UGM, memang pada saat itu hologram memang tidak dipakai sebagai pengunci atau pengaman dalam sebuah ijazah. Jadi memang yang ada hanya watermarks dan emboss," sambungnya.

Ia menegaskan bahwa penelitian yang ia lakukan itu secara independen yang tidak ada ketergantungan dengan Roy Suryo dan dokter Tifa. Sehingga, buku yang ia buat yakni Jokowi White's Paper tidak ada keterkaitannya dengan Roy dan Tifa.

BACA JUGA:Efek Iran Mundur! Presiden FIFA Temui Erick Thohir, Indonesia Tampil di Piala Dunia 2026?

"Jadi saya garis bawahi, secara independen metodologi itu saya tuliskan sekitar 480-an halaman dari 700 halaman lebih di buku Jokowi's White's Paper. Karena buku tersebut adalah tulisan yang independen, artinya tulisan kami antara Pak Roy (Suryo) dan Bu Tifa tidak ada saling ketergantungan, tidak ada saling keterkaitan karena ditulis secara terpisah baik secara geografi maupun analisa," bebernya.

"Nah, terkait dengan itu, maka saya tentu tetap melanjutkan penelitian saya. Apa yang dilakukan Pak Roy dan Bu Tifa saya tidak tahu ya, karena memang objek kajian saya berbeda," lanjut Rismon.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Negara-Negara Teluk Mencegat Rudal dan Drone Iran
• 5 jam laluerabaru.net
thumb
Menpora Dukung Langkah FPTI Usut Dugaan Pelecehan di Panjat Tebing, Tim Pencari Fakta segera Dibentuk
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Ekspor Minyak Iran Naik di Tengah Serangan Selat Hormuz, Ada yang ke ASEAN
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Temenggung Bujang Rimbo Divonis 3 Bulan 10 Hari Usai Sempat Dibawa Kabur Massa
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Asam Lambung-Pusing Jadi Masalah Kesehatan yang Sering Diderita Pemudik
• 2 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.