“Tentara Amerika Mundurlah atau Kalian Kami Kubur”, Iran Umumkan Gelombang ke-44 Operasi True Promise 4

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, TEHERAN—Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan peluncuran gelombang ke-44 Operasi True Promise 4, yang menargetkan posisi militer Israel dan AS di seluruh Palestina yang diduduki dan wilayah tersebut dengan rudal dan drone.

Menurut pernyataan IRGC yang dikutip dari Al Mayadeen, operasi tersebut menargetkan beberapa lokasi, termasuk Kiryat Shmona, Hadera, dan Haifa di Palestina utara yang diduduki, serta Armada Kelima AS dan pangkalan militer AS lainnya di wilayah tersebut.

Serangan tersebut melibatkan kombinasi rudal balistik berpemandu presisi dan drone serang yang berpatroli, termasuk rudal balistik berat Khorramshahr, dilengkapi dengan hulu ledak ganda dan multi-hulu ledak, rudal balistik Emad yang membawa hulu ledak satu ton, rudal Qadr, rudal balistik Kheibar-Shekan dengan hulu ledak satu ton, dan drone serang.

IRGC mengatakan operasi tersebut terjadi pada malam tanggal 23 Ramadan, menjelang Hari Raya Al-Quds, dan dilakukan dengan slogan “Wahai Yang Maha Keras Hukumannya.”

Serangan tersebut menargetkan daerah-daerah di barat Al-Quds, Tel Aviv, dan Eilat di wilayah Palestina yang diduduki.

Operasi tersebut juga digambarkan sebagai penghormatan kepada apa yang disebut IRGC sebagai “para martir di jalan menuju al-Quds,” yang meliputi Jenderal Qassem Soleimani, Sayyed Hassan Nasrallah, Sayyed Hashem Safieddine, Ismail Haniyeh, dan Yahya Sinwar, serta mendiang komandan IRGC Hossein Salami.

Pernyataan IRGC mengatakan bahwa Pangkalan Udara Muwaffaq Salti di Yordania, serta pangkalan AS di Manama, Bahrain, dan Erbil, Irak, menjadi sasaran serangan rudal dan drone yang intens.

Juru bicara Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya Iran mengumumkan bahwa pesawat pengisian bahan bakar udara KC-135 AS menjadi sasaran sistem pertahanan udara di Irak barat, mengklaim bahwa pesawat tersebut ditembak jatuh dan semua awaknya tewas.

Menurut juru bicara tersebut, pesawat itu menjadi sasaran, yang menyebabkan kehancurannya.

Pesan peringatan kepada pasukan Amerika

IRGC juga mengeluarkan peringatan kepada pasukan AS yang ditempatkan di seluruh wilayah tersebut, menyerukan mereka untuk segera mundur.

“Tentara Amerika, tinggalkan wilayah ini segera, atau kami akan mengubur kalian di bawah reruntuhan di mana pun kalian berada di wilayah ini, baik di hotel, terowongan, kawasan industri, atau tempat perlindungan bawah tanah,” kata pernyataan itu.

Pernyataan tersebut merinci bahwa operasi yang sedang berlangsung merupakan bagian dari “pembebasan al-Quds dan penghapusan entitas Zionis yang merebut kekuasaan.” Ditambahkan bahwa Hari al-Quds Internasional yang akan datang akan menandai titik balik, dengan menyatakan: “Kita akan menyaksikan Hari al-Quds global yang berbeda… Kemenangan sudah di depan mata bagi rakyat merdeka di dunia dan yang tertindas.”

Sebelumnya, IRGC mengatakan gelombang ke-43 mereka menargetkan posisi militer AS dan situs-situs Israel, termasuk Markas Besar Armada Kelima AS di Mina Salman, Bahrain, serta target di Tel Aviv dan Eilat di wilayah pendudukan.

IRGC mengatakan serangan tersebut ditujukan pada infrastruktur militer AS dan target strategis di wilayah yang diduduki Israel. (amr)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bupati Algafry: Polisi Akan Tindak Tegas Warga Penimbun BBM
• 17 jam lalutvrinews.com
thumb
MMSGI Perluas Program Bigger Dream 2026 Fokus Penguatan SDM
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Bank Jakarta Kucurkan Rp1,7 Miliar sepanjang Ramadan 2026
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Peduli Pemudik, Warga Timbun Jalan Berlubang
• 21 jam lalutvrinews.com
thumb
Survei: Hampir Separuh Warga AS Salahkan Kebijakan Trump atas Kenaikan Harga Bensin
• 8 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.