Kapolda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026

tvrinews.com
8 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Wahyu Hidayat

TVRINews, Surabaya

Kepolisian Daerah Jawa Timur menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Semeru 2026 di Lapangan Apel Mapolda Jatim, Kamis (12/3/2026). Apel ini merupakan bentuk kesiapan pengamanan Hari Raya Idulfitri serta arus mudik Lebaran yang akan berlangsung selama 13 hari, mulai Jumat (13/3/2026) hingga Rabu (25/3/2026).

Apel dipimpin langsung oleh Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto, didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin. Kegiatan ini diikuti unsur gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Jasa Raharja, BPBD, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bagian dari kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang telah melalui berbagai tahapan perencanaan dan evaluasi dari pelaksanaan operasi sebelumnya.

“Dalam proses ini tentunya ada beberapa kegiatan pendahuluan yang dilakukan, mulai dari kesiapan hingga perencanaan dengan melihat evaluasi dari kegiatan sebelumnya, sehingga pelaksanaan Operasi Ketupat kali ini bisa lebih baik dan lebih disempurnakan,” kata Irjen Nanang.

Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan operasi tersebut, Polda Jatim juga telah melaksanakan Operasi Pekat Semeru guna menekan berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat selama Ramadan hingga Lebaran.

Kapolda Jatim menuturkan bahwa rangkaian pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus mudik, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan masyarakat selama bulan Ramadan hingga pasca-Lebaran. Kegiatan tersebut antara lain takbiran, salat Idulfitri, halal bihalal, hingga aktivitas rekreasi keluarga.

“Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah Ramadan, merayakan Idulfitri, hingga melakukan kegiatan silaturahmi bersama keluarga,” tuturnya.

Dalam pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026, Polda Jatim mengerahkan total 16.326 personel gabungan. Jumlah tersebut terdiri dari 9.609 personel Polri, 1.313 personel TNI, serta 5.404 personel dari instansi terkait seperti Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, dan unsur lainnya.

Selain itu, sebanyak 238 pos pengamanan disiapkan untuk mendukung kelancaran operasi. Pos tersebut terdiri dari 172 pos pengamanan, 45 pos pelayanan, dan 21 pos terpadu guna mengamankan 20.097 titik pengamanan di seluruh wilayah Jawa Timur.

Kapolda Jatim juga menegaskan bahwa sejumlah potensi kerawanan telah dipetakan, mulai dari ancaman terorisme, aksi sweeping oleh oknum organisasi kemasyarakatan (ormas), hingga potensi kenaikan harga dan kelangkaan bahan pokok maupun BBM.

Selain itu, gangguan kamtibmas seperti balap liar, penyalahgunaan narkoba, penggunaan petasan, kecelakaan transportasi, serta potensi bencana hidrometeorologi juga menjadi perhatian dalam Operasi Ketupat Semeru 2026.

“Semua potensi kerawanan tersebut sudah kami petakan dan antisipasi melalui penggelaran pasukan yang kita laksanakan hari ini,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa penggelaran pasukan ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, termasuk di seluruh jajaran Polres di Jawa Timur, sebagai bentuk kesiapan personel dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan mudik serta tetap menjaga ketertiban selama perayaan Idulfitri.

“Kami berusaha semaksimal mungkin menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat. Kami juga mengingatkan agar keselamatan menjadi tujuan utama dalam setiap aktivitas selama mudik maupun libur Lebaran,” pungkasnya.

Editor: Redaktur TVRINews

Komentar
1000 Karakter tersisa
Kirim
Komentar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bocoran lengkap Samsung Galaxy A37 dan Galaxy A57
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
Netanyahu Muncul Perdana, Langsung Ancam Bunuh Mojtaba Khamenei
• 14 jam laludetik.com
thumb
Mentan Sebut Cadangan Beras Pemerintah Bakal Tembus 4 Juta Ton Pekan Ini
• 19 jam laluidxchannel.com
thumb
YLBHI dkk Desak Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS
• 3 jam laludetik.com
thumb
Puan Maharani: Revisi UU Hak Cipta Akan Perkuat Perlindungan Karya Jurnalistik
• 8 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.