Konjen AS di Surabaya Keluarkan 'Demonstration Alert' Terkait Kondisi Timur Tengah

bisnis.com
6 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, SURABAYA — Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Jakarta beserta Konsulat Jenderal (Konjen) AS di Surabaya secara resmi telah mengeluarkan peringatan demonstrasi (Demonstration Alert) bagi segenap warga negaranya yang berada di wilayah Jawa Timur. 

Hal tersebut dilakukan menyusul adanya potensi aksi massa sebagai respons atas eskalasi konflik geopolitik yang saat ini tengah memanas di kawasan Timur Tengah.

“Demonstration Alert. Mengimbau adanya kemungkinan demonstrasi spontan terkait perkembangan situasi di Timur Tengah yang dapat terjadi di Surabaya pada 13 Maret 2026, pukul 12.00-18.00 WIB,” tulis Kedubes AS, Jumat (13/3/2026).

Dalam unggahan akun Instagram resmi Kedubes AS di Jakarta serta Konjen AS di Surabaya, yakni @usembassyjkt dan @uscongensby, mereka mengimbau warga AS untuk untuk menghindari beberapa titik vital di pusat Kota Surabaya.

Pihak AS secara spesifik mengidentifikasi tiga area utama yang perlu dihindari warga negaranya guna meminimalisir risiko keamanan, yakni Jalan Sedap Malam, Jalan Gubernur Suryo depan Gedung Negara Grahadi, serta area pusat kota atau downtown Surabaya.

Otoritas keamanan setempat juga diprediksi akan melakukan penebalan personel serta rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tersebut.

Baca Juga

  • Negara yang Pernah Dibom Amerika Serikat, Indonesia juga Termasuk
  • Beda Arah China dan Amerika Serikat dalam Tetapkan Batas Polusi
  • Amerika Serikat Resmi Keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)

Lebih lanjut, warga negara asing, khususnya warga AS, disarankan untuk tetap menjaga profil rendah atau low profile serta terus memantau perkembangan melalui media lokal.

Selain itu, mereka juga diminta untuk bersiap menyesuaikan rencana perjalanan apabila terjadi penutupan jalan atau pembatasan akses oleh aparat kepolisian di lapangan.

Menanggapi situasi keamanan global yang tak menentu, perwakilan Konjen AS di Surabaya Arieshadela menyatakan pihaknya telah melakukan langkah-langkah sosialisasi secara berkala.

“Kami membagikan Peringatan Global (Worldwide Caution) dari Departemen Luar Negeri pada akun media sosial kami sejak 28 Februari,” beber Arieshadela.

Dia menyebut peringatan ini merupakan bagian dari protokol keamanan yang telah dikoordinasikan sebelumnya melalui berbagai platform komunikasi resmi.

“Kami juga telah mempromosikan Smart Traveler Enrollment Program (STEP) dari Departemen Luar Negeri melalui akun media sosial kami agar warga negara Amerika dapat menerima pemberitahuan email secara tepat waktu, peringatan perjalanan, serta pembaruan keamanan yang spesifik sesuai lokasi mereka,” pungkasnya. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Sambut Hari Raya, Ancol Siapkan Shalat Id di Atas Pasir dan Beragam Pertunjukkan
• 12 jam lalukompas.id
thumb
Tidak Terima Yaqut Ditahan, Banser Bakar Kaos hingga Teriak KPK Zalim
• 21 jam laluokezone.com
thumb
Rismon Sianipar Temui Gibran: Minta Maaf dan Tegaskan Ijazah Jokowi Asli
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Wakapolri Pastikan Stok Pangan Aman, Masyarakat Diminta Tak Panic Buying
• 9 jam laluokezone.com
thumb
Transfer ke Daerah Lebih Besar Dua Kali Lipat, Purbaya Heran Belanja Rendah
• 4 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.