JAKARTA, KOMPAS.com – Besarnya kobaran api yang melanda gedung konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal, Tambora, Jakarta Barat, pada Jumat (13/3/2026) dini hari, menyebabkan bangunan tersebut runtuh dan api menyambar permukiman padat di sekitarnya menghanguskan 29 rumah warga.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Suheri, mengatakan struktur gedung konveksi tidak mampu menahan panasnya api hingga akhirnya ambruk.
Baca juga: Gedung Konveksi di Tambora Terbakar, 62 Warga Mengungsi dan 5 Petugas Damkar Terluka
"Gedung konveksi awalnya terbakar, kemudian bangunan runtuh lalu api menyambar rumah warga di sekitarnya," ungkap Suheri saat dikonfirmasi Kompas.com, Jumat (13/3/2026).
Akibat banyaknya material bangunan yang tertimbun dan masih menyimpan bara.
Petugas pemadam kebakaran datang dan mencoba memadamkan api hingga padam pukul 12.30 WIB.
Baca juga: Bos Judol Oei Hengky Wiryo Kelola 14 Situs Sejak 2018, Hasilkan Rp 530 Miliar
Namun, di beberapa titik hingga Jumat sore masih terlihat asap putih yang mengepul dari balik timbunan reruntuhan tembok rumah.
Sejumlah petugas pemadam kebakaran kembali diterjunkan untuk melakukan pendinginan guna mengamankan situasi di lokasi.
Adapun area bangunan yang hangus terbakar seluas 40 x 25 meter atau sekitar 1.000 meter persegi.
Total ada 58 Kepala Keluarga (KK) dan 213 jiwa warga yang bermukim di sekitar lokasi konveksi ikut terdampak.
Rinciannya, di RT 10 ada 32 KK dengan 134 jiwa, dan di RT 11 ada 26 KK dengan 79 jiwa," jelas Suheri.
Saat ini, total ada 62 pengungsi yang tinggal sementara di Musholla Darul Jamaah RT 01 RW 11 Tanah Sereal, Tambora.
Sebelumnya diberitakan, sebuah bangunan konveksi empat lantai di Jalan Tanah Sereal 13, RT 11/RW 09, Kelurahan Tanah Sereal, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, terbakar pada Jumat (13/3/2026), pukul 02.30 WIB dini hari.
Kebakaran diketahui saat warga sekitar sedang beraktivitas di malam hari. Tiba-tiba karyawan konveksi berlarian keluar meminta pertolongan usai api membakar mesin konveksi di lantai 1.
Upaya pemadaman mandiri sempat dilakukan warga, tetapi gagal karena api terlanjur membesar dan material di dalam bangunan dipenuhi barang mudah terbakar.
Sebanyak 31 unit mobil pemadam kebakaran dengan 155 personel diterjunkan untuk melakukan operasi pemadaman.
Proses pemadaman berlangsung sekitar enam jam hingga akhirnya api berhasil dipadamkan pada pukul 08.42 WIB.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




