Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melanjutkan proses evakuasi warga negara Indonesia (WNI) dari Iran di tengah konflik yang terjadi. Pada tahap kedua, total 34 WNI akan dipulangkan ke Indonesia dalam dua gelombang.
Plt. Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, mengatakan sebanyak 20 orang yang ikut gelombang pertama pada evakuasi tahap kedua ini akan tiba di Indonesia pada sore ini. Sementara, 14 lainnya akan tiba esok hari.
“Gelombang pertama insyaallah akan tiba hari ini pukul 18.00 WIB, 20 orang, dan besok 14 orang akan tiba di Jakarta dengan jadwal yang sama,” kata Heni dalam press briefing di Kantor Kemlu, Jakarta Pusat pada Jumat (13/3).
Sebelumnya, sebanyak 32 WNI telah dipulangkan dalam proses evakuasi tahap pertama. Mereka tiba di Indonesia pada 10 dan 11 Maret 2026 kemarin.
Ia menjelaskan, pemerintah masih terus memantau kondisi keamanan di Iran untuk menentukan langkah evakuasi berikutnya bagi WNI yang masih berada di negara tersebut.
“Terkait rencana evakuasi berikutnya, PemRI (Pemerintah RI) via KBRI Teheran tentunya akan terus melanjutkan assessment keamanan di Iran dan situasi para WNI yang masih berada di Iran,” kata Heni.
Menurut dia, pelaksanaan evakuasi selanjutnya akan disesuaikan dengan kondisi di lapangan, serta kesiapan para WNI.
“Sesuai dengan statement Pak Menlu tentang evakuasi bertahap, maka keperluan tentang evakuasi berikutnya akan disesuaikan dengan kondisi terakhir di lapangan dan juga melihat kesiapan dan kesediaan para WNI yang masih ada di sana,” ujarnya.
Kemlu juga memastikan komunikasi dengan WNI di Iran terus dilakukan secara intensif.
“KBRI akan terus berkomunikasi secara intensif dengan para WNI yang masih berada di Iran untuk mendapatkan masukan tentang situasi mereka di lokasi masing-masing,” tutup Heni.





