Aktivis Kontras Disiram Air Keras, Kapolri Beri Atensi Khusus

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus dilaporkan disiram air keras di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat, Kamis (12/3/2026) malam. Namun, hingga kini masih belum diketahui identitas maupun motif pelaku melakukan aksi itu.

Kepala Divisi Hubungan Masyarakat (Kadiv Humas) Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mengeklaim bahwa kasus itu di menjadi atensi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo. Menurut dia, pihaknya akan melakukan penyelidikan terkait kasus yang melukai aktivis hak asasi masyarakat (HAM) itu.

Baca Juga
  • Polisi Dalami Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Kontras
  • WamenHAM Desak Polisi Usut Penyiraman Air Keras Akvitis KontraS
  • Aktivis Kontras Disiram Air Keras Usai Podcast di Kantor YLBHI  

"Dalam kesempatan ini, yang perlu kami sampaikan bahwa Bapak Kapolri selaku pimpinan Polri telah memberikan atensi khusus terhadap penanganan dan pengungkapan kasus ini," kata dia, Jumat (13/3/2026).

Menurut dia, polisi telah sejumlah langkah penyelidikan. Sejumlah hal yang telah dilakukan adala penanganan tempat kejadian perkara (TKP) dan membuat laporan polisi model A nomor 222/III/2026/Satreskrim/Restro Jakarta Pusat/Polda Metro Jaya tentang adanya tindak pidana penganiayaan berat, sesuai Pasal 467 ayat 2 dan atau 468 ayat 1 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Selanjutnya, bagian daripada menindaklanjuti atensi dan arahan Bapak Kapolri, penanganan yang ada di Satreskrim Polres Jakarta Pusat dilakukan backup baik oleh Polda Metro Jaya maupun oleh dari Bareskrim, khususnya dan kawan-kawan yang ada dari Mabes Polri," kata dia.

Johnny memastikan, polisi akan melakukan penyelidikan dilakukan secara ilmiah. Ia juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus itu bisa melapor kepada kepolisian untuk membantu pengungkapan kasus itu. 

"Kami harapkan kepada seluruh warga masyarakat, khususnya yang mengetahui rangkaian peristiwa ini dapat membantu memberikan informasi kepada Polri, khususnya penyidik. Kami pastikan warga yang memberikan informasi tetap kita berikan perlindungan," kata dia.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
• 1 jam lalusuara.com
thumb
Studi: Smartwatch Bisa Bantu Deteksi Kesehatan Otak dan Mental Seseorang
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Airlangga Mau BP Batam Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Konflik Timur Tengah Memanas, Calon Jemaah Haji Indonesia Disebut Tetap Fokus Berangkat
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Tekan Timbulan Plastik Nasional, Inovasi Kemasan dan Bank Sampah Jadi Strategi Industri
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.