Laporan Naik Sidik, Pihak Shella Saukia Optimis Doktif Bakal Jadi Tersangka

tabloidbintang.com
4 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Ketegangan antara pengusaha sekaligus influencer kecantikan Shella Saukia dan dokter kecantikan Samira alias Doktif kembali mencuat. Shella menyatakan keberatan setelah beredar pernyataan dari Doktif yang menuding dirinya akan segera ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara hukum yang tengah bergulir.

Melalui tim kuasa hukumnya, Shella menilai pernyataan tersebut tidak berdasar dan berpotensi mencemarkan nama baiknya.  “Jelas klie kami mengalami kerugian pencemaran nama baik. Kenapa? Karena belum ditetapkan sama polisi kan,” kata Julianus Sembiring, ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (13/3).

Menurut Julianus, kewenangan untuk menyampaikan status hukum seseorang sepenuhnya berada di tangan penyidik kepolisian, bukan pihak lain. Karena itu, pihaknya menilai pernyataan Doktif yang menyebut Shella akan menjadi tersangka terlalu jauh. “Klien kami tidak terima. Karena kalau bisa dibilang, Doktif juga akan jadi tersangka dalam laporan yang dibuat oleh Klien kami, Shella Saukia,” ucapnya.

Ia pun meminta semua pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum. “Semua kan ada prosedurnya biarkan penyidik yang bekerja dan menetapkan ini,” ungkap Julianus Sembiring.

Sementara itu, kuasa hukum lainnya, Rafi Unggul Pambudi, menjelaskan laporan yang dilayangkan Shella terhadap Doktif di Polda Metro Jaya terkait dugaan pelanggaran perlindungan data pribadi telah memasuki tahap penyidikan. “Pada Januari 2026 kami terima kuasa dan tak lama, kabar dari polisi di Polda Metro Kasus ini sudah naik ke tahap penyidikan,” jelas Rafi Unggul Pambudi.

Rafi mengatakan pihaknya optimistis proses hukum akan terus berjalan karena bukti yang dimiliki dinilai cukup kuat. Salah satu bukti yang dimaksud adalah dugaan tindakan Doktif yang menampilkan nomor telepon Shella di foto profil aplikasi WhatsApp. “Kami yakin karena buktinya jelas. Dalam kasus ini, Doktif memamerkan nomor telpon Ibu Shella di foto profil WhatsApp. Sehingga membuat klien kami di WhatsApp banyak orang,” kata Rafi Unggul.

Dengan perkembangan tersebut, Rafi menilai Doktif juga perlu bersiap menghadapi kemungkinan proses hukum lanjutan jika penyidik menemukan unsur pidana dalam laporan tersebut. “Kalau naik sidik ya proses lanjut dan pastinya nanti akan ada panggilan dan penetapan tersangka juga,” ujar Rafli Unggul Pambudi.

Sebelumnya, konflik antara dua figur di dunia kecantikan ini bermula dari saling lapor ke polisi. Shella Saukia lebih dulu melaporkan Doktif ke Polda Metro Jaya pada Januari 2025 atas dugaan pelanggaran Perlindungan Data Pribadi dan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Tak lama berselang, Doktif juga melaporkan Shella Saukia dengan perkara serupa ke Polda Metro Jaya pada Februari 2025. Hingga kini, kedua laporan tersebut masih dalam proses penanganan aparat kepolisian.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mudik Selamat, Aman dan Bahagia
• 15 jam laludetik.com
thumb
Iran Luncurkan Rudal Balistik Berat Gelombang ke-40, Trump Klaim AS Sudah Menang
• 17 jam lalukompas.tv
thumb
Separuh Warga AS Salahkan Trump Atas Kenaikan Harga Bensin 2026
• 8 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Posko Nasional Sektor ESDM Ramadhan dan Idul Fitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Tips Aman Minum Kopi Saat Puasa Ramadan, Ini Waktu dan Jenis yang Disarankan Barista
• 15 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.