Menteri HAM Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku Penyiraman Air Keras ke Aktivis Kontras

kompas.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mendesak polisi mengusut pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

Pigai sangat mengutuk keras perbuatan premanisme terhadap aktivis KontraS.

“Saya sekali lagi meminta kepolisian harus serius mengusut tuntas supaya keluarga yang menjadi korban bisa mendapat rasa keadilan bahwa hukum itu ada untuk bangsa dan negara,” kata Pigai, di Kompleks Istana, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Pigai menegaskan, perbuatan premanisme di Indonesia tidak boleh dibiarkan.

Baca juga: Detik-detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, 2 Pelaku Putar Balik

“Negara ini adalah negara damai aman dan tidak boleh pernah melakukan kekerasan apalagi menyiram air keras kepada seluruh rakyat Indonesia,” ucap dia.

Jika memang ada perbedaan pendapat, kata Pigai, harus diselesaikan secara baik.

Terlebih, Indonesia sebagai negara yang menganut asas demokrasi, sehingga tidak boleh ada kekerasan terjadi kepada siapa pun termasuk, aktivis dan civil society.

“Bangsa ini besar karena ada komunitas civil society. Mereka mengontrol sebagai check and balances terhadap semua kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar dia.

Oleh karena itu, ia mewakili pemerintah, sangat prihatin dengan peristiwa ini.

Baca juga: Usai Andrie Yunus Disiram Air Keras, Muncul Pria Plontos Bilang Ini dari KontraS ya?

Ia menegaskan hal tidak boleh terjadi lagi.

Pigai memastikan Kementerian HAM akan melakukan pendampingan kepada korban.

Dia juga berencana untuk menjenguk korban.

“Kalau untuk pendampingan pengawasan sudah pasti kita jalankan,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, aktivis KontraS, Andrie Yunus, disiram air keras oleh orang tak dikenal.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan, penyiraman itu mengakibatkan Andrie mengalami luka serius di sekujur tubuh.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Perayaan Nyepi dan Idul Fitri Bersamaan, Koster Minta Jaga Keharmonisan dan Toleransi Beragama di Bali
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Satreskrim Polres Batu Ringkus Pelaku Penganiayaan di Bumiaji
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Alasan KPK Baru Tahan Gus Yaqut: Tak Ingin Buru-buru, Lengkapi Alat Bukti
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
[Foto] Pertamina Pastikan Stok BBM Aman
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dibanding PSIS Semarang dan Persipura, PSS Sleman Punya Skuad di Level Super League: Layak Naik di Kasta Tertinggi
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.