Tim gabungan berjibaku padamkan karhutla 15 hektare di Kampar

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Pekanbaru, (ANTARA) - Tim gabungan dari Manggala Agni Daerah Operasi Sumatera IV/Pekanbaru, TNI/Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih berjibaku melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 15 hektare di Desa Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar.

Koordinator Teknis pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhut) Seksi Wilayah II Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera Edwin Putra mengatakan pemadaman karhutla di lokasi ini sudah memasuki hari keempat. Proses pemadaman terkendala kondisi lahan gambut serta keterbatasan sumber air di sekitar lokasi kebakaran.

Baca juga: Damkar Riau berupaya padamkan karhutla di Bengkalis, Kampar, dan Dumai

"Air harus disuplai terlebih dahulu ke bak penampungan sebelum dapat disemprotkan ke titik api. Selain itu, dominasi bahan bakar permukaan, seperti pakis dan alang-alang membuat api cepat menjalar," katanya di Pekanbaru, Jumat.

Selama empat hari terakhir, tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman sejak pagi hingga sore hari. Namun, hingga hari keempat, baru sekitar 1 hektare lebih lahan yang berhasil dipadamkan dari total area yang terbakar.

Edwin menjelaskan tantangan lain dalam proses pemadaman adalah api yang merambat di bawah permukaan tanah gambut. Kondisi tersebut diperparah oleh cuaca cerah dan hembusan angin dengan kecepatan sekitar 11 km per jam.

"Sumber air juga terbatas. Saat ini hanya mengandalkan kanal dengan kedalaman sekitar 70 sentimeter dan lebar 1,5 meter," ujarnya.

Menurutnya, 15 hektare lahan yang didominasi semak belukar, akasia, pakis, serta alang-alang. Operasi pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil Strada, satu mesin pompa ZS Power, dua pompa jinjing mini strike, serta puluhan selang hisap dan selang buang.

Baca juga: Lahan gambut Rimbo Panjang-Riau terbakar, tim berjibaku memadamkan

Baca juga: Petugas gabungan padamkan kebakaran lahan di Kampar

Strategi pemadaman dilakukan melalui dua jalur menggunakan mesin ZS Power, ditambah dua jalur tambahan menggunakan pompa mini strike untuk mempercepat suplai air dan memadamkan api.

Hingga saat ini, kebakaran masih berstatus pemadaman lanjutan. Tim gabungan tetap bersiaga di lokasi untuk mencegah titik api kembali membesar serta memastikan bara api di lapisan gambut benar-benar padam.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hajar Bali United 3-0, Persis Solo Resmi Tinggalkan Zona Merah
• 18 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Chery Siapkan 22 Bengkel Siaga Kawal Mudik Lebaran 2026
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Stadion Baru MU Membengkak Jadi Rp60 Triliun, Negosiasi Lahan Alot hingga Proyek Terancam Molor 10 Tahun
• 13 jam lalutvonenews.com
thumb
Mudik Lebaran, 240 Penumpang Berangkat dari Terminal Lebak Bulus
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Separuh Warga AS Salahkan Trump Atas Kenaikan Harga Bensin 2026
• 14 jam lalumediaindonesia.com
Berhasil disimpan.