Jakarta (ANTARA) - Yayasan Plan International Indonesia menyalurkan multipurpose cash assistance (MPCA) atau bantuan tunai bagi 3.400 keluarga terdampak banjir dan longsor di Aceh.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti dikutip di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tunai itu memungkinkan keluarga terdampak menentukan sendiri prioritas kebutuhan mereka dalam pemulihan pascabencana.
“Melalui dukungan ini, kami berharap keluarga terdampak tidak hanya terbantu secara langsung dalam memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mulai membangun kembali kehidupan mereka secara bertahap dan lebih bermartabat,” ujar Dini.
Baca juga: 454 Kantor Pos salurkan bantuan di Aceh dan Sumut serta Sumbar
Bantuan tunai itu diberikan kepada 750 kepala keluarga di Aceh Tengah, 750 kepala keluarga di Bener Meriah, 1.200 kepala keluarga di Aceh Timur, dan 700 kepala keluarga dengan anggota keluarga penyandang disabilitas.
Bantuan MPCA difokuskan bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau hilang akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025.
Selain itu, program tersebut juga memberikan perhatian khusus kepada rumah tangga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas. Setiap kepala keluarga akan menerima bantuan Rp1.000.000 dan Rp1.250.000 untuk kepala keluarga dengan anggota penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Bantuan bersifat fleksibel, itu dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti pemenuhan kebutuhan pendidikan anak, perbaikan tempat tinggal, kebutuhan perempuan, termasuk perlengkapan menstruasi dan kebutuhan ibu melahirkan, serta dukungan bagi anggota keluarga dengan penyandang disabilitas.
Atas bantuan itu, Wakil Bupati Kabupaten Bener Meriah Armia menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan Plan Indonesia kepada masyarakat terdampak di wilayahnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Plan Indonesia dan para mitra atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Bener Meriah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga yang terdampak banjir, khususnya mereka yang mengalami kerusakan rumah dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka,” ujar Armia.
Baca juga: Pemerintah salurkan tiga jenis dana bagi korban bencana Sumatera
Baca juga: BFLF salurkan zakat tunai untuk korban bencana banjir Aceh Tamiang
Seorang penerima manfaat, Susilawati, warga Desa Jamur Ujung, Bener Meriah, mengaku bantuan tersebut sangat membantu keluarganya yang masih berupaya bangkit setelah rumah mereka terdampak banjir.
Ia mengatakan sejak bencana terjadi, keluarganya harus beradaptasi dengan berbagai keterbatasan, termasuk dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memastikan anak-anaknya tetap dapat bersekolah.
“Setelah banjir, banyak kebutuhan yang harus kami pikirkan kembali, mulai dari memperbaiki rumah hingga kebutuhan anak-anak untuk sekolah. Dengan bantuan ini, kami bisa sedikit bernapas lega dan mulai memperbaiki kondisi keluarga kami secara perlahan,” ujar Susilawati.
Direktur Eksekutif Plan Indonesia Dini Widiastuti dikutip di Jakarta, Jumat, menyampaikan bahwa penyaluran bantuan tunai itu memungkinkan keluarga terdampak menentukan sendiri prioritas kebutuhan mereka dalam pemulihan pascabencana.
“Melalui dukungan ini, kami berharap keluarga terdampak tidak hanya terbantu secara langsung dalam memenuhi kebutuhan mendesak, tetapi juga memiliki kesempatan untuk mulai membangun kembali kehidupan mereka secara bertahap dan lebih bermartabat,” ujar Dini.
Baca juga: 454 Kantor Pos salurkan bantuan di Aceh dan Sumut serta Sumbar
Bantuan tunai itu diberikan kepada 750 kepala keluarga di Aceh Tengah, 750 kepala keluarga di Bener Meriah, 1.200 kepala keluarga di Aceh Timur, dan 700 kepala keluarga dengan anggota keluarga penyandang disabilitas.
Bantuan MPCA difokuskan bagi keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau hilang akibat bencana banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025.
Selain itu, program tersebut juga memberikan perhatian khusus kepada rumah tangga yang memiliki anggota keluarga penyandang disabilitas. Setiap kepala keluarga akan menerima bantuan Rp1.000.000 dan Rp1.250.000 untuk kepala keluarga dengan anggota penyandang disabilitas sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana.
Bantuan bersifat fleksibel, itu dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, seperti pemenuhan kebutuhan pendidikan anak, perbaikan tempat tinggal, kebutuhan perempuan, termasuk perlengkapan menstruasi dan kebutuhan ibu melahirkan, serta dukungan bagi anggota keluarga dengan penyandang disabilitas.
Atas bantuan itu, Wakil Bupati Kabupaten Bener Meriah Armia menyampaikan apresiasi terhadap dukungan yang diberikan Plan Indonesia kepada masyarakat terdampak di wilayahnya.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Plan Indonesia dan para mitra atas dukungan yang diberikan kepada masyarakat Bener Meriah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga yang terdampak banjir, khususnya mereka yang mengalami kerusakan rumah dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kami berharap program ini dapat membantu masyarakat untuk segera bangkit dan melanjutkan kehidupan mereka,” ujar Armia.
Baca juga: Pemerintah salurkan tiga jenis dana bagi korban bencana Sumatera
Baca juga: BFLF salurkan zakat tunai untuk korban bencana banjir Aceh Tamiang
Seorang penerima manfaat, Susilawati, warga Desa Jamur Ujung, Bener Meriah, mengaku bantuan tersebut sangat membantu keluarganya yang masih berupaya bangkit setelah rumah mereka terdampak banjir.
Ia mengatakan sejak bencana terjadi, keluarganya harus beradaptasi dengan berbagai keterbatasan, termasuk dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan memastikan anak-anaknya tetap dapat bersekolah.
“Setelah banjir, banyak kebutuhan yang harus kami pikirkan kembali, mulai dari memperbaiki rumah hingga kebutuhan anak-anak untuk sekolah. Dengan bantuan ini, kami bisa sedikit bernapas lega dan mulai memperbaiki kondisi keluarga kami secara perlahan,” ujar Susilawati.





