Lebaran Idul Fitri 2026 diprediksi terjadi hujan lebat di sejumlah daerah. Salah satunya di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengantisipasi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi saat musim libur Lebaran nanti.
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, memprediksi objek wisata yang ramai pengunjung meliputi kawasan Wisata Colo, kawasan Wisata Rahtawu, Pijar Park, Bendungan Logung, dan waterpark. Waterpark ini meliputi Kretek Waterpark, Museum Kretek Waterboom, Iron Waterpark, dan MVR.
Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus, Teguh Riyanto, mengungkapkan ada beberapa permasalahan yang perlu diantisipasi. Yakni kemacetan lalu lintas, penyediaan parkir, kondisi cuaca ekstrem, dan kejadian kegawatdaruratan di objek wisata.
Cuaca ekstrem dan kegawatdaruratan menjadi salah satu fokus di tempat wisata yang menjadi perhatian. Terlebih Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi cuaca saat arus mudik bakal berawan dan hujan lebat. Kondisi itu dapat memicu terjadinya bencana hidrometeorologi.
Teguh Riyanto mengutarakan, pihaknya bersama lintas sektor telah menyiapkan Standar Operasional Prosedur (SOP). Salah satunya perihal keamanan objek wisata air seperti di kawasan Bendungan Logung. Di objek wisata Bendungan Logung ini menawarkan fasilitas speedboat dan perahu bagi wisatawan.
"Terkait SOP wisata air kami menginstruksikan agar menyediakan pelampung. Kemudian terkait kecepatan speedboat, kapasitas daya tampung dan legalitas pengemudi harus diperhatikan," katanya kepada kumparan, Jumat (13/3).
Pihaknya telah mengecek kelayakan dan keamanan objek wisata. Selain itu juga menyiapkan petugas untuk memantau wahana berisiko tinggi, juga meminta pengelola wisata untuk memantau informasi cuaca BMKG.
"Menyiapkan sarana kesehatan serta bekerja sama dengan faskes setempat juga sudah kami persiapkan," sambungnya.
Langkah antisipasi juga dilakukan. Misalnya menyiapkan petugas yang bertugas sebagai tim rescue, Disbudpar Kudus bekerja sama dengan Linmas dan Satgas Siaga Bencana setempat.
"Koordinasi ke puskesmas dan fasilitas kesehatan terdekat juga sudah kami lakukan. Yakni terkait evakuasi dan cara penanganan apabila ada korban. Termasuk mendirikan posko kegawatdaruratan di area tempat wisata sudah kami instruksikan ke pengelola objek wisata," terangnya.
Pihaknya juga bekerja sama dengan aparat Kepolisian Polres Kudus dan Dinas Perhubungan Kudus untuk mengatur lalu lintas. Selain itu, ia meminta pengelola tempat wisata berkoordinasi dengan BPBD Kudus apabila terjadi kedaruratan.
BPBD Siapkan Tim
Sementara itu, Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Jawa Tengah, Ahmad Munaji, mengatakan pihaknya bakal menyiapkan tim di tempat wisata sebagai langkah antisipasi. Hal itu seperti tahun-tahun sebelumnya.
"Setiap tahunnya ada petugas BPBD dan relawan yang bertugas di objek wisata untuk penangan bencana," terangnya.
Pihaknya mengimbau masyarakat tetap waspada selama berwisata. Hindari area yang berpotensi longsor serta hindari arus dengan air deras.
"Untuk objek wisata air pastikan pelampungnya layak," katanya.
Bupati Kudus Imbau Pengelola Pastikan Keamanan
Bupati Kudus, Sam'ani Intakoris, mengimbau pengelola tempat ibadah dan destinasi wisata memastikan keamanan serta kenyamanan masyarakat. Termasuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana alam dan cuaca ekstrem agar mobilitas masyarakat selama libur Lebaran tetap aman dan lancar.
"Tempat ibadah dan destinasi wisata juga perlu memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung. Kesiapsiagaan terhadap potensi bencana dan cuaca ekstrem juga harus diperhatikan agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman selama libur Lebaran,” katanya.
Polisi Turunkan Personel
Sementara itu, Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyampaikan pihak kepolisian telah menyiapkan personel untuk mendukung pengamanan selama arus mudik dan perayaan Lebaran. Pihaknya terus berkoordinasi terkait kesiapan sarana dan prasarana jalan guna mendukung kelancaran arus mudik.
"Untuk personel kami siapkan sekitar dua pertiga dari jumlah anggota Satlantas yang akan bertugas selama masa pengamanan lebaran," ucapnya.
Terkait adanya beberapa titik jalan rusak sudah dikoordinasikan dengan pengelola jalan nasional. Rambu-rambu lalu lintas juga sudah terpasang dengan baik, hanya perlu penambahan lampu karena kondisi di lokasi tersebut cukup gelap.
Tiga posko Lebaran juga didirikan di sejumlah titik strategis, yakni Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Pos Pelayanan di Terminal Kudus, serta Pos Pengamanan di SPBU Krawang di Jalan Kudus–Pati.
"Masing-masing posko nantinya dilengkapi fasilitas pelayanan bagi pemudik. Seperti bengkel, derek, serta area istirahat untuk membantu pengendara yang mengalami kendala di perjalanan," ucapnya.





