BPTD Kelas II Sulsel Gelar Ramp Check di Terminal Lumpue, 59 Kendaraan Ditilang

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR — Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sulawesi Selatan (Sulsel) terus memasifkan kegiatan ramp check bagi angkutan lebaran. Hal tersebut dilakukan guna memastikan kenyamanan dan keselamatan perjalanan bagi pemudik Lebaran Idulfitri 2026.

Pelaksanaan ramp check digelar di Terminal Tipe A Induk Lumpue, Kota Parepare, selama dua hari pada Selasa dan Rabu, 10-11 Maret 2026.

Ramp check atau kegiatan Inspeksi Keselamatan LLAJ merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh BPTD Kelas II Sulsel, terutama menjelang momentum pergerakan besar masyarakat, seperti mudik Lebaran Idulfitri tahun ini. BPTD Kelas II menggandeng stakeholder terkait seperti Kepolisian, Jasa Raharja, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan provinsi dan kabupaten/kota.

Pada Selasa 10 Maret, tim ramp check memeriksa sebanyak 76 unit kendaraan bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP). Hanya tiga kendaraan yang memenuhi semua izin operasional dan sebanyak 34 unit diberikan peringatan perbaikan karena pelanggaran teknis penunjang.

Bahkan, ada 39 unit kendaraan yang ditilang dengan status melanggar persyaratan teknis utama. Bus tersebut dinyatakan tidak memenuhi aspek teknis dan/atau administrasi dengan rincian empat kendaraan dengan Bukti Lulus Uji Elektronik (BLU-e) tidak aktif, tujuh kendaraan BLU-e tidak ada, empat kendaraan Kartu Pengawasan (KPS) tidak aktif dan 32 bus tidak punya KPS.

Sementara pada hari kedua, Rabu, 11 Maret, hasil ramp check menemukan hanya tujuh dari 30 unit kendaraan yang diperiksa memenuhi syarat operasional dan tiga unit diberi peringatan perbaikan.

Sebanyak 20 unit kendaraan ditilang karena dinyatakan tidak memenuhi aspek teknis dan/atau administrasi dengan rincian satu kendaraan BLU-e tidak aktif, tiga kendaraan BLU-e tidak ada, dua kendaraan KPS tidak aktif, dan 15 kendaraan tidak memiliki KPS.

Plt Kepala BPTD Kelas II Sulsel Andi Sanjaya memaparkan bahwa pihaknya sudah mulai mempersiapkan angkutan lebaran tahun ini dengan melaksanakan Rampcheck atau uji laik kendaraan bus. Rampcheck digelar di pool-pool bus, tempat wisata dan terminal pemberangkatan.

Jumlah bus AKAP di Sulsel ada 143 unit, dan AKDP 364 unit dari 54 PO Bus yang ada. Dalam rampcheck ada dua jenis pemeriksaan yang dilakukan, yakni pemeriksaan administratif dan pemeriksaan teknis kendaraan.

Pemeriksaan administratif meliputi SIM pengemudi, STNK, hingga kartu uji kendaraan. Sementara pada aspek teknis, misalnya kesiapan lampu, sistem pengereman, ban, kaca depan, dan kondisi bus secara umm agar sesuai dengan standar untuk memenuhi keselamatan penumpang.

“Setelah rampcheck ini, modusnya sama seperti tahun sebelumnya. Banyak PO tidak memiliki izin trayek maupun kartu pengawasan. Ditemukan juga pemasangan kursi di pintu darurat. Seharusnya tidak boleh di pasang kursi tambahan di pintu darurat, mengingat fungsi pintu darurat untuk keluarnya penumpang,” ulas Andi Sanjaya.

Andi melanjutkan bahwa kebanyakan pelanggaran yang terjadi adalah pemasangan kursi pada pintu darurat. PO Bus memaksakan penambahan kursi guna mendapatkan keuntungan lebih tanpa memikirkan faktor keselamatan penumpang. Selain itu, pintu belakang tempat keluar masuknya penumpang seringkali ditutup untuk digunakan pengemudi beristirahat.

Untuk itu, BPTD memasangkan stiker tidak layak operasi pada bus yang dinilai melanggar kedua aspek standar operasional tersebut.

“Hampir rata-rata yang kita lakukan pemeriksaan itu kebanyakan melanggar. Makanya kalau dia tidak memenuhi persyaratan kita pasang stiker tidak layak operasi, fungsinya supaya penumpang mengetahui kendaraan yang dipakai itu tidak memenuhi peraturan berlaku,” bebernya.

Ia pun mengimbau kepada para pemudik calon penumpang bus untuk memperhatikan bus yang akan dinaikinya. Jika ada tanda tidak layak operasi, penumpang sebaiknya membatalkan dan mencari bus lain.

“Imbauan untuk pemilik PO angkutan penumpang, kami berharap siapkan kendaraan sebaik mungkin, dan sopir agar berhati-hati saat mengemudi, faktor keselamatan sangat penting, kami harap pemudik aman dari berangkat sampai tujuan,” tandas Andi. (uca)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Diprediksi Terkoreksi, Perhatikan Analisa Empat Saham Ini
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
Punya Sifat Ini Tanda Kalau Kamu Sudah Jadi Orang Sukses Menurut Psikolog
• 14 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jusuf Kalla Bahas Konflik Timur Tengah Bersama ICWA, Soroti Dampak Global dan Peran Diplomasi Indonesia
• 13 jam lalupantau.com
thumb
5 Modus Penipuan Jelang Lebaran yang Harus Diwaspadai
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
7 Hari Kepergian Vidi Aldiano, Doa Menyentuh Ibu Mertua untuk Sheila Dara: Semoga Lebih Kuat
• 10 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.