Kemlu Nego Keras ke Iran, Pastikan Kapal RI Bisa Lewat Selat Hormuz

cnbcindonesia.com
3 jam lalu
Cover Berita
Foto: Kapal tanker berlayar di Teluk, dekat Selat Hormuz, seperti yang terlihat dari bagian utara Ras al-Khaimah, dekat perbatasan dengan pemerintahan Musandam di Oman, di tengah konflik AS-Israel dengan Iran, di Uni Emirat Arab, 11 Maret 2026. (REUTERS/Stringer)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Indonesia terus melakukan pendekatan diplomatik intensif kepada otoritas Iran untuk memastikan keselamatan kapal-kapal berbendera Indonesia yang melintasi Selat Hormuz. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya tensi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak langsung pada jalur logistik global.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Yvonne Mewengkang, menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Teheran terus menjalin komunikasi dengan Kemlu Iran guna memastikan kapal RI dapat melintas dengan aman. Isu keamanan di jalur krusial tersebut menjadi perhatian serius, terutama terkait operasional kapal milik Pertamina seperti kapal Pride dan Gamsunoro.

"Kita terus melakukan pendekatan diplomatik yang intens dengan otoritas Iran guna memastikan kapal kita dapat melewati Selat Hormuz dengan aman. Kita akan terus push karena ini merupakan isu yang sangat krusial untuk kita," ujar Yvonne dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (13/3/2026).


Senada dengan hal tersebut, Juru Bicara Kemlu lainnya, Vahd Nabyl Achmad Mulachela, menegaskan posisi Indonesia yang mendorong deeskalasi konflik secara menyeluruh. Ia menyebutkan bahwa stabilitas akses transportasi laut merupakan kepentingan dunia yang harus dijaga melalui jalur damai.

"Indonesia melihat bahwa akses untuk transportasi laut ini penting bagi seluruh dunia. Artinya di sini kita melihat dengan kondisi yang terjadi di Timur Tengah, banyak efek yang luas yang dialami oleh berbagai negara, dan kita berharap mendorong agar solusi dilakukan secara damai," tegas Nabyl.

Baca: 2 Kapal Induk AS Kalang-Kabut di Arab', Pesawat Militer Ditembak Iran
Update Nasib WNI: 3 Kru Kapal Masih Hilang

Di sisi lain, Plt Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Heni Hamidah, memberikan pembaruan terkait kondisi warga negara Indonesia di kawasan tersebut. Hingga saat ini, tiga WNI kru kapal yang dilaporkan hilang di Selat Hormuz masih dalam proses pencarian intensif.

"Otoritas setempat masih terus melakukan pencarian selama 24 jam. Mereka tidak akan berhenti sampai pihak pemerintah setempat menyatakan pencarian dihentikan secara resmi," jelas Heni.

Meski upaya pencarian terus berjalan, Pemerintah Indonesia menyatakan belum menerima laporan resmi mengenai penyebab pasti kecelakaan atau ledakan yang mengakibatkan hilangnya para kru tersebut. Sejauh ini, Heni juga mengonfirmasi belum ada laporan tambahan mengenai WNI lain yang terjebak di wilayah Selat Hormuz selain ketiga kru tersebut.

"So far masih belum ada lagi laporan apakah ada WNI kita yang terjebak di Selat Hormuz," pungkas Heni.

Baca: Pesan Prabowo Minta Warga RI Bersatu: Kita Selamatkan Republik Ini!

(tps/tps) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video:Pertamina Jamin 2 Kapalnya Aman di Selat Hormuz

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
5 Berita Populer: Ammar Zoni Dituntut 9 Tahun Penjara; Nia Daniaty soal Oi
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Rismon Minta Maaf ke Solo, Pengacara Jokowi: Proses Hukum Selanjutnya ada di Penyidik
• 11 jam laludisway.id
thumb
KY Libatkan Media dalam Seleksi Calon Hakim Agung dan Ad hoc
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Siapa Friderica Widyasari Dewi? Ketua OJK Baru yang Dipilih DPR, Ternyata Pernah Jadi Aktris Sinetron
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Kadisdag Makassar: Pasar Murah Digelar di Dua Kecamatan untuk Kendalikan Inflasi Jelang Lebaran
• 15 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.