Rombongan OTT KPK Cilacap Dibawa ke Polresta Banyumas Untuk Diperiksa

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Bupati Cilacap Syamsul Aulia Rachman menjalani pemeriksaan di Mapolresta Banyumas setelah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (13/3).

Syamsul tiba di Mapolresta Banyumas sekitar pukul 16.15 WIB menggunakan sebuah bus bersama sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap. Setibanya di lokasi, rombongan langsung dikawal menuju Gedung Satreskrim Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan.

Seorang anggota Polresta Banyumas yang enggan disebutkan namanya mengatakan, Syamsul tidak datang sendirian. Ia bersama beberapa pejabat lain yang juga ikut diamankan dalam operasi tersebut.

"Ada banyak orang di bus," kata polisi tersebut, Jumat (13/3).

Selain bus yang membawa rombongan pejabat, tim dari KPK juga terlihat datang menggunakan sejumlah kendaraan kecil.

Sumber tersebut menyebutkan, aktivitas yang berlangsung di Mapolresta Banyumas masih merupakan tahap pemeriksaan awal terhadap para pihak yang diamankan.

"Masih pemeriksaan awal," ujarnya.

Hingga sekitar pukul 16.50 WIB, Syamsul bersama sejumlah pejabat lainnya masih berada di Gedung Satreskrim Polresta Banyumas untuk menjalani pemeriksaan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, jumlah rombongan yang dibawa ke Polresta Banyumas lebih dari tujuh orang. Mereka datang menggunakan bus pariwisata Ryan bernomor polisi R 7127 OT dan tiba di lokasi sekitar pukul 16.00 WIB.

Setibanya di markas kepolisian, mereka langsung diarahkan menuju ruang pemeriksaan di Satreskrim Polresta Banyumas yang berada di lantai dua dan tiga.

Sekitar pukul 17.10 WIB, Sekretaris Daerah Kabupaten Cilacap Sadmoko Danardono bersama beberapa orang dari rombongan sempat keluar dari gedung Satreskrim untuk menunaikan salat di masjid kompleks Polresta Banyumas. Namun Syamsul tidak terlihat ikut dalam rombongan tersebut.

Sekitar pukul 17.20 WIB, mereka kembali masuk ke gedung Satreskrim untuk melanjutkan proses pemeriksaan.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto membenarkan adanya penangkapan terhadap Bupati Cilacap dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan pada Jumat (13/3/2026).

“Benar (Bupati Cilacap ditangkap),” kata Fitroh Rohcahyanto saat dikonfirmasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Wamenpar Serahkan Penghargaan Bali Raih Best Island RCA 2026
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Mudik Naik Kereta? Ini 5 Tanggal Favorit Pemudik dari Jakarta pada Lebaran 2026
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
40 Film Semi Filipina Terpanas Paling Populer, Khusus Dewasa!
• 12 jam lalutheasianparent.com
thumb
Purbaya Klaim Fundamental Ekonomi RI Kuat Meski Dunia Gonjang-Ganjing
• 4 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Wamendagri Ribka Haluk Sidak RSUD Yowari, Kawal agar Pelayanan Kesehatan Ditingkatkan
• 7 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.