Babak Baru Pembunuhan Ilham Kacab Bank di Meja Hijau

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Babak baru kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang (kacab) bank di Jakarta, M Ilham Pradipta (37), telah dimulai. Para terdakwa dalam kasus ini telah menjalani sidang perdana.

Dikutip dari situs SIPP Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Jumat (13/3/2026), tiga terdakwa yang menjadi dalang dalam kasus ini, Candy alias Ken, Dwi Hartono dan Antonius Aditia, telah menjalani sidang perdana pada Senin (9/3). Sidang lanjutan dengan agenda perlawanan advokat terdakwa akan digelar pada Senin (16/3).

Dalam dakwaan yang dilihat di situs SIPP PN Jaktim, jaksa menguraikan Ken mulai mencari data-data para pimpinan cabang bank BUMN untuk diajak bekerja sama untuk memindahkan uang dari rekening dormant atau rekening pasif sejak tahun 2013. Jaksa menyebut Ken membutuhkan bantuan dari kacab bank untuk mengaktifkan rekening dormant tersebut.

Ken kemudian bekerja sama dengan Dwi Hartono yang menjadi tim lapangan. Pada Juni 2025, kata jaksa, Ken mendapat informasi ada rekening salah satu nasabah di kantor cabang salah satu bank BUMN yang terletak di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, dapat dilakukan pergeseran dana sebesar Rp 455.000.000.000 (Rp 455 miliar) ke rekening penampung.

"Kemudian Terdakwa I Candy alias Ken menghubungi Terdakwa II Dwi Hartono untuk merencanakan pemindahan uang dari rekening dormant yang ada ke rekening penampungan yang sudah disiapkan oleh Terdakwa I Candy alias Ken," ujar jaksa seperti dikutip dari situs SIPP PN Jaktim.

Dwi kemudian menghubungi Antonius Aditia Maharjuni untuk ambil bagian dalam pekerjaan memindahkan uang dari rekening dormant itu. Pada Juli 2025, ketiganya bertemu di salah satu rumah makan untuk membahas rencana pemindahan isi rekening dormant itu.

Ken disebut menjelaskan informasi terkait data rekening dormant yang menjadi target mereka. Mereka juga membahas upaya mendekati kepala cabang bank tersebut, yakni M Ilham Pradipta, untuk pemindahan dana tersebut.

"Terdakwa I Candy alias Ken telah beberapa kali mencoba mengajak para Kepala cabang bank untuk bekerja sama, akan tetapi para kepala cabang bank tersebut tidak ada yang mau diajak kerja sama, untuk itu agar pekerjaan pergeseran dana kali ini berhasil," ujarnya.

Baca juga: 15 Tersangka Pembunuhan Kacab Bank Diserahkan ke Jaksa, Segera Disidang




(haf/lir)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pikap Ringsek Tertabrak KRL di Parung Panjang Bogor, 1 Orang Luka
• 13 jam laludetik.com
thumb
KPK soal OTT Bupati Cilacap: Diduga Terima Uang Terkait Proyek
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Angela Gilsha Comeback ke SCTV, Adu Peran dengan Adhisty Zara di Beri Cinta Waktu
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Bahlil: 2 Kargo Impor Minyak Mentah dari Singapura Sempat Tak Jadi Dikirim ke RI
• 17 jam lalukatadata.co.id
thumb
Luhut Beberkan Dampak Penutupan Selat Hormuz jika Perang Iran vs AS-Israel Terus Berlanjut
• 18 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.