JAKARTA, DISWAY.ID - Sesama aktivis, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto ikut buka suara terhadap kasus penyiraman air keras yang menimpa Andrie Yunus, aktivis KontraS yang aktif menyuarakan ketidakadilan.
Andrie Yunus disiram air keras pada 12 Maret 2026 di Jalan Salemba I - Talang, Jakarta Pusat.
Serangan itu terjadi setelah Andrie Yunus usai melakukan perekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum (YLBHI) bertajuk “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia” yang rampung pada sekitar pukul 23.00 WIB tepatnya di.
BACA JUGA:KontraS: Ada Mens Rea di Balik Penyiraman Air Keras pada Andrie Yunus!
Tiyo menegaskan agar semua mengawal kasus ini.
Ia meminta kasus ini diusut tuntas.
“Aktivis Andrie Yunus disiram air keras. Usut tuntas pelaku!” tulisnya lewat story Instagram.
Tiyo Ardianto belakangan ini memang begitu lantang vokal menentang kebijakan Presiden Prabowo Subianto salah satunya program Makan Bergizi Gratis (MBG).
BACA JUGA:Berani Lawan Prabowo, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: 1 Tahun Daya Rusaknya Parah, Jangan Biarkan Sampai 5 Tahun
Ia keliling ke mana-mana menggalang konsolidasi bersama mahasiswa untuk berimajinasi tentang reformasi jilid II.
Tiyo juga sama seperti Andrie Yunus, aktivis yang pernah diteror.
Namun Tiyo menegaskan hal itu tak membuatnya takut bahkan teror juga ditujukan kepada ibunya.
Berbincang dalam podcast YouTube OWRITE dalam program Say It, Tiyo menegaskan bahwa dirinya terus berkeliling kampus menggalang konsolidasi untuk menyuarakan bahwa ada yang salah dalam sistem pemerintahan ini.
BACA JUGA:Juara Puisi Bercampur dengan Ilmu Filsafat Menyatu dalam Tubuh Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto
“Teror itu fakta objektif atas sebuah peristiwa, tapi terluka itu bicara soal ketahanan kita menghadapi peristiwa,” katanya.
- 1
- 2
- »





