Novel Baswedan Desak Presiden Soroti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Aktivis KontraS

disway.id
6 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Mantan penyidik senior KPK, Novel Baswedan kecam kasus penyiraman air keras kepada Andrie Yunus, Wakil Koordinator Bidang Eksternal Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS).

Aktivis kontraS Andrie Yunus menjadi target penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat pada Kamis, 12 Maret 2026 malam.

Peristiwa ini menambah catatan kasus penyerangan terhadap aktivis yang vokal menyuarakan pendapat dan kritik.

BACA JUGA:TEROR! Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Kena Bagian Mata dan Dada

Novel Baswedan yang juga merupakan korban penyiraman air keras 9 tahun lalu, mengutuk adanya tindakan serupa yang terulang kepada seorang aktivis.

Novel menilai bahwa pelaku memiliki tujuan khusus untuk membunuh korban dengan air keras.

"Serangannya itu saya yakin maksudnya membunuh. Pelakunya ini menyiram air keras ke area muka, kalau area muka itu kena air keras kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal," ujarnya dalam jumpa pers bersama Koalisi Masyarakat Sipil, Jumat, 13 Maret 2026.

Ia juga mengatakan bahwa peristiwa ini merupakan aksi kejahatan yang biadap, menyasar orang yang peduli pada bangsa Indonesia

"Saya ingin menggambarkan bahwa ini kejahatan yang sangat serius dan biadab. Yang diserang adalah orang baik, dia kritis dia peduli dia mencintai negaranya" sambungnya.

BACA JUGA:Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras saat Naik Motor di Salemba, Luka Bakar 24%

Novel Baswedan Desak Presiden Soroti Kasus Andrie Yunus

Lebih lanjut, Novel juga mendesak agar Presiden RI Prabowo Subianto bisa memberi atensi khusus kepada kasus penyerangan terhadap Andrie Yunus.

"Saya mendesak kepada Pak Presiden agar memberikan perhatian kepada perkara ini," tegasnya.

Ia juga meminta agar presiden memberikan dukungan kepada polri untuk mengusus kasus tersebut agar pelakunya bisa diberikan hukuman seberat-beratnya.

Menurutnya, kasus ini juga perlu ditangani secara menyeluruh termasuk mengungkap auktor intelektualisnya. 

"Tapi pengusutan ini harus dilakukan dengan menyeluruh, semua orang yang terlibat harus diusut"ujarnya.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
48 Ribu Pemudik Padati Stasiun Pasar Senen Pagi Ini, Cek Ketersediaan Tempat Duduknya
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kemenhub: 1.560 Titik Simpul Disiapkan Pantau Angkutan Lebaran 2026
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Para Menteri Sepakat Membatasi Penggunaan Medsos bagi Anak di Bawah Usia 16 Tahun
• 31 menit lalujpnn.com
thumb
Rekomendasi Camilan Sehat Berbahan Dasar Oat
• 18 jam lalubeautynesia.id
thumb
Jelang HUT Ke-65, Bank Jakarta Tebar Santunan Rp1,7 Miliar dan Buka Posko Mudik di Semarang
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.