Jakarta (ANTARA) - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memberangkatkan 661 peserta mudik bersama pada tahun kedua penyelenggaraan program yang bertujuan mendukung upaya pemerintah mengurai kepadatan arus mudik Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
"Ini adalah tahun kedua (penyelenggaraan mudik bersama). Tentunya ini adalah upaya dari kami untuk memberikan fasilitas kepada keluarga besar kami, agar ikut membantu mengurangi beban biaya yang akan dikeluarkan dalam rangka mudik, sekaligus mendukung program pemerintah untuk mengurai kemacetan," kata Menteri Imipas Agus Andrianto dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu.
Pada tahun kedua program mudik bersama Kemenimipas ini disediakan 17 bus yang melayani 6 rute perjalanan. Rute terbanyak adalah Surabaya (5 bus); Yogyakarta (4 bus); Surakarta, dan Semarang masing-masing 3 bus.
Kemudian tujuan Pulau Sumatera, yakni ke Lampung (1 bus) dan Palembang (1 bus).
Total ada 803 pendaftar mudik bersama Kemenimipas, namun hanya 661 peserta yang telah terverifikasi untuk mengikuti program mudik bersama ini, yang terdiri dari pegawai, keluarga, taruna, PPPK, PPNPN, hingga peserta magang.
Tradisi tahunan Kemenimipas ini bertujuan memberikan fasilitas perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi para pegawai beserta keluarga, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengurai kepadatan arus mudik.
Baca juga: Kemnaker, BUMN, dan swasta gelar mudik gratis untuk 11 ribu pekerja
Menteri Agus melepas secara resmi keberangkatan para pemudik. Dia menyebut, program mudik bersama merupakan bentuk perhatian kementerian kepada keluarga besar Kemenimipas.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agus juga mengingatkan para peserta mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara selama di kampung halaman, khususnya bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua.
Mantan Wakapolri itu juga berpesan agar seluruh peserta diberikan kesehatan dan kemudahan sehingga nantinya dapat kembali bertugas di Jakarta dan sekitarnya.
“Oleh karena itu, saya berpesan tolong nanti driver-nya hati-hati, enggak usah buru-buru. Lebaran masih panjang, ini masih ada dua minggu lagi, jadi pelan-pelan saja, jaga keselamatan. Jangan lupa juga kalau naik motor (selama di kampung halaman) pakai helm. Jadi tolong jaga keselamatan," ujar Agus.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imipas Asep Kurnia menambahkan, pelaksanaan program ini juga didukung oleh sejumlah mitra strategis yang berkontribusi dalam penyediaan armada bus, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Solusi Bangun Indonesia, dan ParagonCorp.
Kegiatan Mudik Bersama merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang diselenggarakan Kemenimipas, termasuk Safari Ramadhan, penyaluran bantuan sosial, pembagian takjil, serta pengumpulan zakat dan infak bagi masyarakat dan keluarga warga binaan.
Baca juga: PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026
"Melalui kegiatan ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berharap para peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, mempererat silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, serta kembali dengan semangat baru untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat," kata Asep.
"Ini adalah tahun kedua (penyelenggaraan mudik bersama). Tentunya ini adalah upaya dari kami untuk memberikan fasilitas kepada keluarga besar kami, agar ikut membantu mengurangi beban biaya yang akan dikeluarkan dalam rangka mudik, sekaligus mendukung program pemerintah untuk mengurai kemacetan," kata Menteri Imipas Agus Andrianto dalam keterangannya diterima di Jakarta, Sabtu.
Pada tahun kedua program mudik bersama Kemenimipas ini disediakan 17 bus yang melayani 6 rute perjalanan. Rute terbanyak adalah Surabaya (5 bus); Yogyakarta (4 bus); Surakarta, dan Semarang masing-masing 3 bus.
Kemudian tujuan Pulau Sumatera, yakni ke Lampung (1 bus) dan Palembang (1 bus).
Total ada 803 pendaftar mudik bersama Kemenimipas, namun hanya 661 peserta yang telah terverifikasi untuk mengikuti program mudik bersama ini, yang terdiri dari pegawai, keluarga, taruna, PPPK, PPNPN, hingga peserta magang.
Tradisi tahunan Kemenimipas ini bertujuan memberikan fasilitas perjalanan mudik yang aman dan nyaman bagi para pegawai beserta keluarga, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mengurai kepadatan arus mudik.
Baca juga: Kemnaker, BUMN, dan swasta gelar mudik gratis untuk 11 ribu pekerja
Menteri Agus melepas secara resmi keberangkatan para pemudik. Dia menyebut, program mudik bersama merupakan bentuk perhatian kementerian kepada keluarga besar Kemenimipas.
Dalam kesempatan tersebut, Menteri Agus juga mengingatkan para peserta mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan berkendara selama di kampung halaman, khususnya bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua.
Mantan Wakapolri itu juga berpesan agar seluruh peserta diberikan kesehatan dan kemudahan sehingga nantinya dapat kembali bertugas di Jakarta dan sekitarnya.
“Oleh karena itu, saya berpesan tolong nanti driver-nya hati-hati, enggak usah buru-buru. Lebaran masih panjang, ini masih ada dua minggu lagi, jadi pelan-pelan saja, jaga keselamatan. Jangan lupa juga kalau naik motor (selama di kampung halaman) pakai helm. Jadi tolong jaga keselamatan," ujar Agus.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Imipas Asep Kurnia menambahkan, pelaksanaan program ini juga didukung oleh sejumlah mitra strategis yang berkontribusi dalam penyediaan armada bus, yaitu Bank Rakyat Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Solusi Bangun Indonesia, dan ParagonCorp.
Kegiatan Mudik Bersama merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Ramadhan yang diselenggarakan Kemenimipas, termasuk Safari Ramadhan, penyaluran bantuan sosial, pembagian takjil, serta pengumpulan zakat dan infak bagi masyarakat dan keluarga warga binaan.
Baca juga: PELNI Kembali Hadirkan Mudik Gratis Bersama BUMN 2026
"Melalui kegiatan ini, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan berharap para peserta dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, mempererat silaturahmi dengan keluarga di kampung halaman, serta kembali dengan semangat baru untuk melanjutkan pengabdian kepada masyarakat," kata Asep.





