Sebuah truk berpelat nomor N 8129 UZ menabrak bagian belakang truk yang terparkir di Jalur Pantura Situbondo, Jawa Timur. Kecelakaan itu diduga terjadi akibat sopir mengantuk.
Insiden kecelakaan tunggal yang terjadi di Jalan Raya Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, ini mengakibatkan satu orang tewas dan satu lainnya luka berat.
Korban tewas adalah kernet truk bernama Chusnul Chuluq (20), warga Kabupaten Pasuruan. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian setelah terjepit dasbor truk yang ringsek.
Sementara itu, sopir truk, M. Maimun (35), juga warga Pasuruan, mengalami patah tulang kaki kiri dan kini tengah menjalani perawatan intensif di RSU dr. Abdoer Rahem Situbondo.
Peristiwa itu bermula saat truk yang dikemudikan Maimun melaju dari arah barat menuju timur. Setibanya di lokasi, Maimun diduga kehilangan kendali atas kendaraannya hingga keluar jalur dan menabrak truk bernopol B 9038 BEH milik Susilo (46) yang terparkir di bahu jalan sebelah utara.
Benturan keras menyebabkan bagian depan truk tersebut rusak berat. Warga setempat bahu-membahu mengevakuasi kedua korban yang sempat terjepit di dalam kabin.
“Akibat benturan keras, sopir dan penumpangnya sempat terjepit dasbor truk sebelum akhirnya berhasil dievakuasi oleh warga,” ujar Hariyadi, salah seorang saksi mata di lokasi, Sabtu (14/3).
Kanit Gakkum Satlantas Polres Situbondo, Ipda Hariyanto, membenarkan insiden kecelakaan tersebut. Ia juga mengimbau para pengendara untuk lebih waspada, terlebih saat ini memasuki momen arus mudik Lebaran 2026.
“Kami mengimbau para sopir yang melintas di Jalur Pantura Situbondo agar segera beristirahat di pos pelayanan jika merasa lelah atau mengantuk. Jangan dipaksakan demi keselamatan,” tegas Ipda Hariyanto.





