KPK Bawa 13 Orang Terkait OTT Bupati Cilacap ke Jakarta

republika.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa 13 dari 27 orang yang diamankan dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman ke Gedung KPK di Jakarta. Mereka tiba Sabtu (14/3/2026) dini hari.

"Dari 27 orang yang diamankan di lokasi, 13 orang di antaranya dibawa ke Jakarta," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo. Tim berangkat dari Cilacap, Jawa Tengah, pada Jumat (13/3/2025) dan tiba di Gedung KPK Merah Putih sekitar pukul 02.35 WIB Sabtu dini hari.

Baca Juga
  • KPK Ungkap Perintah Yaqut kepada Gus Alex Soal Kuota Tambahan
  • Dalam Dua Pekan, Dua Bupati di Jateng Terjaring OTT KPK
  • KPK: 20 Ribu Kuota Tambahan Seharusnya untuk Haji Reguler

Budi menyebut, 13 orang yang dibawa ke Jakarta di antaranya adalah Bupati Cilacap, Sekda, dan para struktur pejabat di lingkungan Pemkab Cilacap. Para pihak dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lebih lanjut terkait kasus dugaan korupsi, termasuk untuk status penetapan tersangka.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak yang ditangkap dalam OTT tersebut, termasuk Bupati Cilacap yang merupakan kepala daerah di Provinsi Jawa Tengah, sesuai dengan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). "Saat ini masih dilakukan pemeriksaan intensif," katanya.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Sebelumnya, KPK menyita sejumlah uang tunai dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menangkap Bupati Cilacap Syamsul Auliya Rachman dan 26 orang lainnya "Barang bukti yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini salah satunya adalah dalam bentuk uang tunai,” ujar Budi.

Lebih lanjut Budi mengatakan uang yang disita KPK dalam bentuk rupiah. Walaupun demikian, dia belum dapat memberitahukan lebih detail karena masih dihitung. “Untuk jumlahnya nanti kami akan update (beri tahu) kembali. Ini kan masih dalam proses ya,” katanya.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : Antara
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tinjau Arus Mudik di Pelabuhan Merak, Kapolri Pastikan Beri Pelayanan Maksimal
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Arus Mudik di Pelabuhan Merak dan Ciwandan Mulai Terlihat, Didominasi Kendaraan Ini
• 9 jam laluliputan6.com
thumb
Purbaya: Sejumlah Indikator Tunjukan Ekonomi RI Tetap Stabil
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Eca Aura Spill Pengalaman Ikut Puasa, Akui Rasanya Haus Banget!
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Trump Ancam Bom Fasilitas Minyak Iran Jika Blokade Selat Hormuz
• 3 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.