8.716 Kasus Campak Terdata di Awal 2026, Pemerintah Gencarkan Imunisasi

mediaindonesia.com
7 jam lalu
Cover Berita

KASUS campak di Indonesia masih menjadi perhatian pemerintah. Hingga minggu ke-9 tahun 2026, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mencatat total 8.716 kasus campak dengan 10.826 kasus suspek. Pemerintah pun terus memperluas program imunisasi di berbagai wilayah sebagai langkah pencegahan dan pengendalian penyebaran penyakit tersebut.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menyampaikan bahwa pada minggu ke-9 terjadi tambahan sekitar 500 kasus baru.

Menurut data Kemenkes, hingga minggu ke-8 tahun 2026 terdapat 10.453 kasus suspek campak, dengan 8.372 kasus terkonfirmasi serta 6 kematian. Sementara pada minggu ke-7, tercatat 8.224 kasus suspek, 572 kasus terkonfirmasi, dan 4 kematian akibat penyakit tersebut.

Baca juga : Ini Penjelasan Dokter Spesialis tentang Bahaya Penyakit Campak 

Sebelumnya, Andi menyatakan bahwa penurunan jumlah penambahan suspek dan kasus pada minggu ke-9 dipengaruhi oleh upaya imunisasi yang semakin luas serta edukasi masyarakat mengenai penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Selain itu, Kemenkes juga mencatat adanya 45 kejadian luar biasa (KLB) campak yang terjadi di 29 kabupaten/kota pada 11 provinsi. Wilayah tersebut meliputi Sumatra Utara, Sumatra Barat, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Tengah.

"Tren mingguan kasus campak dan konfirmasi laboratorium di 11 provinsi terdampak KLB tahun 2026, sebagian besar menunjukkan penurunan kasus kecuali Provinsi NTB (Kab. Bima dan Kota Bima) yang masih menunjukkan kasus yang tinggi," katanya.

Baca juga : Waspada Campak Jelang Libur Lebaran, Kemenkes Percepat Imunisasi Anak di Wilayah Risiko

Kemenkes juga mencatat sejumlah daerah dengan jumlah kasus suspek dan konfirmasi tertinggi pada 2026. Beberapa di antaranya adalah Tangerang Selatan, Bima, Tangerang, Depok, Jakarta Pusat, Palembang, dan Padang.

Program Imunisasi untuk Mengendalikan Wabah

Per 12 Maret 2026, tercatat 22 kabupaten/kota yang mengalami KLB campak telah melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) MR untuk anak usia 9–59 bulan.

Wilayah dengan capaian imunisasi tertinggi adalah Pamekasan sebesar 47,93%, diikuti Jember sebesar 38,64%, dan Bima sebesar 22,73%.

Selain itu, terdapat pula lima daerah dengan kasus campak tertinggi yang menjalankan Catch Up Immunization (CuC) atau Imunisasi Kejar Serentak Campak-Rubela (MR). Daerah tersebut meliputi Jakarta Barat dengan cakupan 56,4%, Jakarta Pusat 80,4%, Depok 17,3%, Tangerang Selatan 8,4%, dan Palu 5,6%.

"51 UPT Bidang Kekarantinaan Kesehatan mendukung Pelaksanaan Layanan Imunisasi MR berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat," kata Andi.

Pentingnya Imunisasi Campak pada Anak

Andi menegaskan bahwa imunisasi campak sangat penting untuk membentuk kekebalan tubuh terhadap virus tersebut. Ia juga mengingatkan peran orang tua untuk memastikan anak mendapatkan imunisasi sesuai jadwal, yaitu saat usia 9 bulan dan 18 bulan.

"Cek suhu tubuh, Cek kondisi kulit, adanya gejala batuk, pilek atau mata merah. Jika terdapat gejala tersebut, segera periksakan ke faskes dan sebaiknya menunda melakukan perjalanan karena akan menularkan ke orang lain," katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa tingkat penularan penyakit campak tergolong sangat tinggi, satu penderita dapat menularkan virus kepada 12 hingga 18 orang lainnya.

Jika tidak ditangani dengan baik, penyebaran campak berpotensi meningkat, sehingga langkah imunisasi dan kesadaran masyarakat menjadi kunci utama pengendalian penyakit ini. (Ant/E-4)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kementan Kawal Hilirisasi Ayam Terintegrasi di Gorontalo untuk Perkuat Peternak Rakyat
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
Napi Rutan Muntok Diberi Pelatihan Pemulasaran Jenazah
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
PIHPS: Cabai Rawit Merah Turun Dari Jadi Rp84.550 Per Kg
• 6 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Cuaca Awal Mudik Lebaran Kondusif, BMKG: Tetap Waspadai Potensi Hujan
• 2 jam laluokezone.com
thumb
Polres Pelabuhan Makassar Hadirkan Pangan Murah untuk Warga Menyambut Idulfitri
• 12 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.